Pembeli Pakaian di Kios Pasar Besar Madiun Jauh Menurun, Dampak Perdagangan Online.

  • 10 Mar 2026 22:48 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Pedagang pakaian di Pasar Besar Madiun (PBM) mengeluhkan menurunnya jumlah pengunjung atau pembeli di kios-kios pakain yang ada di Pasar Besar. Meski mendekati lebaran saat ini sudah ada pembeli yang berbelanja pakain untuk lebaran, tetapi jumlahnya jauh menurun dari beberapa tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya mendekati lebaran, hampir semua kios pakaian ramai pembeli namun saat ini hanya beberapa kios yang didatangi pembeli. Itupun rata-rata mereka memang sudah menjadi pelanggan di kios tertentu. Bahkan kondisi sepinya kios pakaian di Pasar Besar Madiun ini diunggah di media sosisal oleh salah satu pedagang. Dalam tayangan TikTok berdurasi sekitar 50 detik, pedagang mengeluhkan jadi atau tidak lebaran, karena hingga pertengan Ramadhan pembeli yang datang hanya satu-dua orang. Kondisi ini tidak terlepas dari berkembangnya perdagangan secara online, karena pembeli tidak perlu bersusah payah, barang yang diinginkan akan diantar di rumah. Salah satu pemilik kios di PMB, Ibu Wiwik mengatakan, semenjak adanya perdagangan online kondisi pasar besar jauh lebih sepi.

“Dengan adanya perdagangan online kondisi pasar jauh lebih sepi, para pedagang pakaian di Pasar Besar sebenarnya sudah mendapat pelatihan untuk berjualan secara online, tetapi belum berhasil, masih sulit,” ungkap Wiwik, Selasa, 10 Meret 2026.

Wiwik berharap, dalam beberapa hari ke depan mendekati lebaran ini pengunjung/pembeli di kios pakaian di Pasar Besar akan meningkat. Sehingga dirinya dan para pedagang lain dapat meraup keuntungan, di bulan Ramadhan tahun ini.(Shabrina).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....