Potensi Angin Kencang Dapat Terjadi di Kabupaten Ngawi, Ponorogo dan Pacitan.

  • 02 Mar 2026 13:45 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Prospek cuaca di wilayah Kabupaten Ngawi, Ponorogo dan Pacitan 2 hingga 4 Maret 2026 berpotensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang. Karena itu masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan sebab kondisi tersebut dapat berdampak terhadap bencana hidrometeorologi. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk, Setiyaris mengungkapkan, bibit Siklon Tropis 90S terbentuk pada tanggal 27 Februari 2026 pukul 19.00 WIB di dalam wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta dengan arah pergerakan ke timur mendekati pulau Jawa. Adanya bibit siklon ini menyebabkan pengumpulan massa udara di wilayah sepanjang Pulau Jawa dan Samudra Hindia selatan Pulau Jawa. Bibit Siklon Tropis 90S ini didukung oleh kondisi lingkungan yaitu aktifnya gelombang atmosfer (Kelvin, Low Frequency, dan MJO), suhu muka laut yang hangat 28 – 30°C dan kelembapan udara yang basah pada lapisan permukaan hingga 850 mb. Kondisi ini yang menjadikan pembentukan awan dan hujan menjadi lebih masif sehingga bisa memicu serangkaian bencana hidrometeorologis hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Secara umum umum cuaca dalam 3 hari kedepan untuk wilayah Madiun Raya masih didominasi hujan dengan kategori ringan hingga sedang. Namun perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai petir di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, Ponorogo, Ngawi dan Pacitan. Kemudian khusus wilayah Kabupaten Ngawi, Ponorogo dan Pacitan berpotensi adanya angin kencang,” jelas Setiyaris, Senin, 2 Maret 2026.

Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan, BMKG Nganjuk mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan terutama saat beraktivitas di luar ruangan. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem. (Shabrina).

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....