Indonesia Terjadi Gerhana Bulan Total Malam 14 Ramadhan, 3 Maret 2026

  • 01 Mar 2026 13:36 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, langit Indonesia akan dihiasi gerhana bulan total pada malam 14 Ramadhan, 3 Maret 2026. Peristiwa gergana bulan total dapat disaksikan dengan mata telanjang tanpa teleskop atau apapun dengan kondisi cuaca cerah di ufuk timur langit Indonesia pasca ba'da magrib/usai berbuka puasa. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk, Setiyaris menyebutkan, fenomena itu dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia, mulai di atas pukul 15.42 WIB.

”Jadi untuk wilayah Indonesia bagian barat sebagai berikut, gerhana bulan penumbra (P1) 🌖 pukul 15.42.44 WIB, gerhana bulan sebagian (U1) pukul 16.49.46 WIB, dan gerhana bulan total (U2) 🌘 pukul 18.03.56 WIB. Kemudian puncak gerhana bulan total (Puncak) terjadi pukul 18.33.39 WIB, gerhana total berakhir (U3) terjadi pukul 19.03.32 WIB, gerhana sebagian berakhir (U4) 🌓 pukul 20.17.33 WIB, ungkap Setiyaris, Minggu, 1 Maret 2026.

Setiyaris menjelaskan, secara singkat Gerhana Bulan merupakan peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi. Saat puncak gerhana terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah jika langit cerah. Cahaya matahari yang melewati atmosfer Bumi akan terhambur, sehingga cahaya dengan panjang gelombang pendek seperti biru akan tersebar lebih banyak, sementara cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang seperti merah akan lolos dan mencapai permukaan Bulan, sehingga Bulan tampak merah. (RR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....