Cuaca Madiun Raya 3 Hari ke Depan, Waspadai Hujan Lebat dan Hujan Disertai Petir.
- 27 Feb 2026 21:31 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika –BMKG Nganjuk merilis, prospek cuaca Madiun Raya tiga hari ke depan secara umum masih didominasi hujan dengan kategori ringan hingga sedang. Namun perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, serta hujan disertaiu petir. Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Nganjuk, Setiyaris mengatakan, potensi peningkatan hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di Kabupaten Madiun, Magetan, Ponorogo, Ngawi dan Pacitan. Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi Kabupaten Madiun, Ponorogo dan Ngawi. Setiyaris menjelaskan, potensi cuaca di Madiun Raya dipengaruhi beberapa hal, antara lain fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) masih terus mempengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
“Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) masih terus mempengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan, diperkirakan berada fase 3 (Indian Ocean) dan fase 4 (Maritime Continent), yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia,” jelas Setiyaris, Jumat, 27 Februari 2026.
Menurutnya, kombinasi antara MJO, Gelombang Rossby Ekuator dan Kelvin serta Gelombang dengan frekuensi rendah (Low Frequency) diprakirakan aktif di wilayah Samudera Hindia barat daya Lampung hingga selatan Nusa Tenggara Timur, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat yang berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas dan potensi di wilayah tersebut. Sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia barat daya Lampung yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang dapat mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
“Mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan, kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang,” tambah, Setiyaris.
Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan terutama saat beraktivitas di luar ruangan. (Shabrina).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....