Pemkot Madiun Jalankan Program Berbagi Takjil Selama Ramadan
- 22 Feb 2026 12:34 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun — Pemerintah Kota Madiun menjalankan program berbagi takjil selama Ramadan 2026/1447 Hijriah. Takjil dibagikan kepada anak-anak panti asuhan, pimpinan pondok pesantren dan tokoh alim ulama, serta masyarakat di Kota Madiun.
Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Kota Madiun, Danang Novianto, mengatakan program berbagi takjil ini merupakan inovasi yang diinisiasi Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat selama Ramadan.
“Tujuannya agar pemerintah bisa berbagi dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya yang menjalankan ibadah puasa,” ujar Danang, Kamis 19 Februari 2026.
Pada hari pertama puasa, Pemkot Madiun menyalurkan takjil kepada 21 tokoh keagamaan, terdiri atas delapan alim ulama dan 13 pimpinan pondok pesantren se-Kota Madiun. Selain itu, sebanyak 651 paket takjil disalurkan ke 10 panti asuhan yang ada di Kota Madiun.
Danang menyebutkan jumlah panti asuhan penerima akan ditambah berdasarkan data terbaru. “Kemungkinan kami akan menambah dua panti asuhan dari data terbaru yang baru kami dapatkan,” lanjutnya.
Selama Ramadan, Pemkot Madiun juga membagikan takjil kepada masyarakat umum selama 30 hari penuh. Pembagian dilakukan di 30 titik lokasi berbeda dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara bergiliran. Di setiap lokasi, disiapkan minimal 150 paket takjil.
Selain itu, pembagian takjil juga dilakukan setiap hari di Masjid Agung Baitul Hakim, dengan jumlah sekitar 100 paket untuk jamaah dan warga sekitar.
Danang menambahkan, program Pemkot Madiun berbagi takjil ini merupakan kegiatan perdana. Ke depan, program tersebut diharapkan dapat berlanjut dan berkembang menjadi agenda sosial rutin. (UF)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....