Disperkim Kota Madiun Pasang 300 Lampion Sambut Imlek 2026

  • 12 Feb 2026 17:47 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun melakukan sejumlah persiapan menjelang perayaan Imlek 2026. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemasangan ratusan lampion di sejumlah ruas jalan guna memperkuat nuansa perayaan sekaligus memperindah kawasan kota.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Ruang Terbuka Hijau, PJU, dan Pemakaman Disperkim Kota Madiun, Andi Anto, mengatakan pihaknya telah melakukan pemasangan lampion sejak beberapa hari terakhir. Terdapat sekitar 300 lampion dipasang dengan nuansa merah khas perayaan Imlek.

"Sudah dua hari kemarin kita masang lampion dengan nuansa Imlek. Itu di Jalan Barito, Jalan Citandui, sampai jalan dekat kawasan pasar loak. Sekitar situ sudah dipasangi lampion," ucap Andi, Kamis 12 Februari 2026.

Andi menyampaikan lampion yang dipasang tahun ini menggunakan desain polos dengan warna merah tanpa corak khusus. Pemasangan lampion tersebut tidak sekedar untuk alasan estetika, namun sebagai wujud toleransi dan menghargai masyarakat yang merayakan.

"Tujuannya sebagai toleransi ya, menghormati masing-masing yang merayakan," lanjutnya,

Andi menambahkan Disperkim Kota Madiun juga melakukan perapian pohon di sekitar lokasi guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan Imlek. Langkah ini dilakukan mengingat perayaan berlangsung pada musim hujan, sehingga diperlukan antisipasi terhadap potensi gangguan cuaca.

Terkait anggaran, Andi menjelaskan bahwa pengadaan dan pemasangan lampion masuk dalam alokasi tahunan sekitar Rp200 juta. Anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk perayaan Imlek, tetapi juga untuk berbagai momentum besar lain di Kota Madiun.

"Dalam satu tahun kita juga ada event Imlek, memperingati dan menyambut Ramadan dan Idul Fitri, Hari Jadi Kota Madiun, Agustus-an, dan tahun baru. Tiap-tiap event nanti kami akan membuat suasana yang beda, salah satunya dengan lampion juga yang beda," jelas Andi.

Andi berharap masyarakat tidak memandang pemasangan lampion sebagai pemborosan. Menurutnya, pemasangan tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap event nasional, termasuk perayaan Imlek.

"Untuk masyarakat bisa menikmati, diambil titik positifnya saja," tutupnya. (UF)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....