200 Tukang Becak Kota Madiun Menerima Bantuan Becak Listrik
- 09 Feb 2026 09:16 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyerahkan bantuan 200 unit becak listrik kepada para tukang becak di Kota Madiun. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Pahlawan Business Center (PBC) Kota Madiun, Minggu 8 Februari 2026.
Sejumlah penerima bantuan mengaku bersyukur atas becak listrik yang diterima. Salah satunya Rasimin (84), yang berharap penggunaan becak listrik dapat membantu meningkatkan pendapatannya.
“Kalau saya ngonthel (mengayuh) hasilnya sedikit. Mudah-mudahan setelah ada becak listrik ini banyak wisatawan yang naik becak,” ucap Rasimin.
Wakil Ketua Umum Yayasan GSN, Nanik S Deyang, menyampaikan bantuan becak listrik merupakan bentuk kepedulian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terhadap para tukang becak yang masih bekerja di usia lanjut. Ia menjelaskan, pada tahap awal sebanyak 200 unit becak listrik disalurkan dan ke depan penyaluran akan dilakukan secara bertahap.
“Yang sekarang 200. Nanti secara bertahap kita akan penuhi. Mungkin sehabis Lebaran ketika produksi yang 70 ribu itu jadi, nanti kita akan berikan semua. Apalagi di Kota Madiun ini ternyata Plt. Wali Kota akan menggunakan becak ini untuk menunjang pariwisata di Kota Madiun yang belakangan sangat maju pesat, terutama untuk wisata religi,” ujar Nanik.
Dalam kesempatan itu, Nanik juga berpesan agar para penerima manfaat tidak memperjualbelikan becak listrik yang diberikan secara gratis. “Mohon untuk tidak diperjualbelikan. Karena ini bantuan atau hadiah dari Pak Presiden,” lanjutnya.
Sementara itu, Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyatakan Pemkot Madiun siap menindaklanjuti program bantuan becak listrik dengan mengintegrasikannya ke dalam pengembangan sektor pariwisata. Menurutnya, becak listrik berpotensi mendukung wisata religi dan wisata kelurahan yang saat ini tengah digencarkan Pemkot Madiun.
“Kebetulan kita juga masih serius mengerjakan wisata religi. Dan bagaimana kita menjangkau kelurahan-kelurahan, dengan adanya becak ini kita bisa berkolaborasi. Kalau sebelumnya menggunakan bus ke kelurahan-kelurahan sangat tidak memungkinkan, dengan becak ini kita coba arahkan menjadi becak wisata,” jelas Bagus.
Bagus juga menyebut Pemkot Madiun akan segera berkoordinasi untuk mengatur penempatan para tukang becak penerima bantuan Becak listrik. Selain penataan lokasi dan pangkalan becak, Pemkot Madiun berencana menyiapkan fasilitas pendukung berupa stasiun pengisian daya listrik khusus becak.
“Kalau di mobil listrik ada SPKLU, kita juga akan menyiapkan SPKLU versi becak listrik. Kita akan coba nanti berkoordinasi dengan Bu Nanik selaku wakil ketua Yayasan GSN,” ucap Bagus. (UF)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....