Integrasi Madrasah Diniyah, Wujud Keprihatinan Pergaulan Anak Sekarang
- 03 Feb 2026 15:24 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Pacitan - Kepala Dinas Pendidikan Pacitan, Khemal Pandu Pratikna merasa prihatin terhadap pergaulan dan ancaman-ancaman yang mungkin terjadi pada anak-anak jaman sekarang. Fenomena ini menjadi dasar bagi Khemal untuk mengintegrasikan pendidikan menengah dengan Madrasah Diniyah (Madin) di Kabupaten Pacitan.
Khemal menilai, program ini menjadi solusi dari kekhawatiran orang tua terhadap fenomena tersebut. “Tadi kami sampaikan, orang tua mengeluhkan terkait dengan perilaku anak dan meyakini bahwa pendidikan karakter dan pendidikan agama itu penting,” ujar Khemal.
Khemal juga menyampaikan, pelaksanaan program integrasi Madin diserahkan kepada masing-masing sekolah. “Kami memberikan fleksibilitas. Namun demikian, kami juga meminta untuk jadwal yang sudah terencana selama tahun ajaran berlangsung,” ungkap Khemal.
Khemal berharap, program integrasi Madin mendapat dukungan dari seluruh masyarakat. Khususnya dari para tokoh, pemuda, hingga media massa.
Menurut Khemal, keberhasilan program integrasi Madin perlu didukung bersama-sama. Ia juga berharap, program ini menjadi gerakan sosial bersama oleh masyarakat Pacitan di dunia pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....