Integrasi Madrasah Diniyah dengan Pendidikan, Perkuat Karakter Anak

  • 03 Feb 2026 14:39 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Pacitan - Rumah Jurnalis Pacitan menggelar diskusi publik sebagai rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, tentang integrasi Madrasah Diniyah (Madin) dengan pendidikan sekolah menengah. Diskusi publik ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat pendidikan karakter dan akhlak peserta didik. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna mengatakan, integrasi Madin dengan pendidikan sekolah menengah, merupakan wujud keprihatinan terhadap pergaulan anak jaman sekarang. Selain pergaulan, Khemal juga khawatir dengan ancaman yang mungkin dihadapi oleh anak-anak sekarang.

“Hanya orang tua yang kemudian mengeluhkan perilaku anak-anak sekarang. Oleh karena itu, kami merasa integrasi Madin ini, kita ikhtiarkan untuk menjadi salah satu solusi dari harapan orang tua,” ucap Khemal.

Khemal menilai, untuk saat ini, sejumlah sekolah, siap mengintegrasikan pembelajaran dengan Madin. “Alhamdulillah, seluruh lembaga yang ada, siap melaksanakan kegiatan integrasi Madin,” kata Khemal. 

Khemal berharap integrasi Madin dengan pendidikan merupakan gerakan sosial masyarakat Pacitan untuk pendidikan yang ada di Pacitan. Ia juga mengharapkan dukungan dari seluruh pihak untuk melaksanakan program integrasi Madin dengan pendidikan sekolah menengah.

Diketahui, Diskusi Publik Integrasi Madin–Pendidikan SMP di Gedung Karya Dharma Kabupaten Pacitan akhir Januari 2026. Kegiatan melibatkan mahasiswa, praktisi pendidikan, jurnalis, serta pemerhati pendidikan di Pacitan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....