Layanan Program MBG di Magetan Belum Optimal, Sekda: Masih Tunggu Pencairan Dana

  • 31 Jan 2026 20:10 WIB
  •  Madiun

KBRN, Magetan: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah dan kelompok masyarakat rentan di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya berjalan pascalibur akhir tahun 2025. Hingga Kamis (8/1/2026), dari total 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebelumnya aktif, hanya 10 SPPG yang kembali melayani, sementara 30 lainnya masih terhenti. Kondisi ini disebabkan keterlambatan pencairan dana operasional dari pemerintah pusat, sehingga layanan pemenuhan gizi di sejumlah wilayah belum optimal.

Ketua Satgas MBG sekaligus Sekda Magetan, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa seluruh SPPG sempat berhenti sementara selama masa libur sekolah. “Dari target 50 titik, sebelumnya 40 sempat berjalan. Saat ini baru 10 titik yang kembali aktif, sedangkan 30 lainnya masih menunggu proses pencairan anggaran,” ujarnya.

Welly menambahkan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Magetan agar layanan MBG dapat kembali normal secepatnya. “Kami di daerah terus menjalin komunikasi intensif, tetapi pencairan dana tetap kewenangan pemerintah pusat. Kami masih menunggu kepastian agar seluruh SPPG bisa beroperasi kembali,” tegasnya.

Sepuluh SPPG yang sudah aktif meliputi Sukomoro Tamanan, Takeran Madigondo, Magetan 2, Poncol Janggan, Poncol Poncol, Plaosan Plaosan, Ngariboyo Banyudono, Panekan Milangasri, Magetan Baron, dan Plaosan Buluharjo. Masyarakat diharapkan memanfaatkan layanan yang telah berjalan sembari menunggu pulihnya operasional seluruh SPPG.

Program MBG sendiri merupakan prioritas nasional yang bertujuan menjamin kecukupan gizi bagi anak sekolah dan masyarakat rentan, sehingga keterlambatan operasional menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Pihak Satgas MBG Kabupaten Magetan berharap dukungan masyarakat dan sekolah agar layanan tetap berjalan lancar di titik-titik yang sudah aktif, meski sebagian SPPG masih menunggu pencairan dana dari pusat.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....