Viral Keluhan Getok Harga, DPRD Magetan Turun ke Sarangan

  • 31 Jan 2026 19:38 WIB
  •  Madiun

KBRN, Magetan: Mencuatnya kembali keluhan wisatawan terkait dugaan praktik getok harga di Telaga Sarangan mendorong Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung ke lapangan. Dalam evaluasi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, DPRD melakukan sidak ke sejumlah titik, termasuk salah satu rumah makan yang viral di media sosial, Kamis (8/1/2026).

Keluhan wisatawan tersebut ramai diperbincangkan setelah unggahan di media sosial menyebutkan tagihan makan mencapai lebih dari Rp500 ribu untuk menu sederhana seperti kopi dan camilan. Viralitas ini dinilai berpotensi memengaruhi kepercayaan wisatawan dan citra Sarangan sebagai destinasi unggulan Kabupaten Magetan.

Ketua Komisi B DPRD Magetan, Rita Haryati, menyebut sidak dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab DPRD dalam menjaga iklim pariwisata yang sehat. Menurutnya, momentum libur panjang harus diimbangi dengan pelayanan yang jujur dan transparan agar wisatawan merasa aman dan nyaman.

“Kami tidak ingin Sarangan dikenal karena keluhan. Justru yang kita dorong adalah pelayanan yang ramah dan transparan,” kata Rita.

Rita mengakui bahwa media sosial membawa dampak besar bagi sektor pariwisata. Ia menilai viralitas dapat menjadi promosi gratis, namun juga bisa menjadi bumerang jika diwarnai keluhan.

“Viral itu ada dua sisi. Bisa mengangkat Sarangan, tapi bisa juga menurunkan kepercayaan wisatawan kalau isinya negatif,” ujarnya.

Dari hasil peninjauan, DPRD memastikan rumah makan yang disorot telah memasang daftar harga. Hal ini dinilai sebagai langkah awal untuk mencegah kesalahpahaman antara pelaku usaha dan wisatawan.

“Konsumen harus tahu sejak awal harga yang akan dibayar. Transparansi ini penting untuk menjaga kepercayaan,” tegas Rita.

Di sisi lain, Rita mengungkapkan bahwa meski kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan terus meningkat, target PAD pariwisata belum sepenuhnya tercapai. Sepanjang 2025, jumlah kunjungan tercatat mencapai 1.094.668 orang, naik dibanding tahun sebelumnya. Untuk itu, Komisi B mendorong percepatan penerapan sistem e-ticketing sebagai upaya meningkatkan akurasi pendapatan dan pelayanan.

DPRD berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar terus diperkuat agar Telaga Sarangan tetap menjadi destinasi favorit yang aman, nyaman, dan berdaya saing tinggi.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....