Sorotan Getok Harga di Sarangan, Disbudpar Magetan Dorong Edukasi dan Kolaborasi
- 31 Jan 2026 19:23 WIB
- Madiun
KBRN, Magetan: Isu dugaan praktik “getok harga” di kawasan wisata Telaga Sarangan menjadi perhatian serius Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan. Kepala Disbudpar Magetan, Joko Trihono, menilai isu tersebut harus disikapi secara bijak agar tidak mencederai citra pariwisata Magetan yang selama ini menjadi andalan daerah.
Joko mengapresiasi langkah cepat Komisi B DPRD Magetan yang langsung turun tangan menindaklanjuti keluhan wisatawan. Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat penting dalam menjaga kualitas pelayanan di kawasan wisata. “Kami berterima kasih atas perhatian DPRD. Ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap masa depan pariwisata Sarangan,” ujarnya, (Kamis, 8/1/2026).
Ia menegaskan bahwa Disbudpar tidak memiliki kewenangan untuk menentukan atau membatasi harga jual pelaku usaha wisata. Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaku usaha tetap mengedepankan kewajaran dan transparansi dalam menetapkan harga. “Harga memang hak pelaku usaha, tapi kewajaran dan kejujuran adalah kunci agar wisatawan tetap percaya,” kata Joko.
Sebagai langkah konkret, Disbudpar Magetan terus menggencarkan edukasi kepada pelaku usaha pariwisata, terutama terkait standar pelayanan dan etika usaha. Edukasi ini diharapkan mampu mencegah praktik yang merugikan wisatawan dan berdampak negatif pada citra destinasi.
Joko menekankan bahwa pelayanan yang tidak profesional dapat berdampak luas bagi sektor pariwisata. “Kalau satu dua oknum berbuat tidak baik, dampaknya bisa dirasakan seluruh kawasan wisata. Karena itu kami terus mengingatkan pentingnya pelayanan yang ramah dan transparan,” jelasnya.
Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, Disbudpar Magetan berharap Telaga Sarangan tetap menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berdaya saing. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ikon wisata Magetan agar terus diminati wisatawan lokal maupun luar daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....