Hati-hati Iklan Game Biasa Ternyata Jebakan Judi Online

  • 29 Jan 2026 16:31 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Waspada bagi pengguna ponsel pintar, aksi perjudian kini tidak lagi mengharuskan pelaku datang ke lokasi fisik, melainkan cukup melalui genggaman tangan selama 24 jam. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ngawi mengingatkan masyarakat tentang bahaya merebaknya judi online yang sekarang sudah mengguakan strategi "Black Hat SEO" dan "Social Engineering" yang digunakan bandar judi online untuk menjaring korban.

Transformasi judi konvensional ke digital semakin masif dan sulit dideteksi. Bandar judi online kini tidak lagi menawarkan promosi secara terang-terangan, melainkan menyusup melalui iklan dan judul-judul bombastis di mesin pencarian menggunakan teknik Black Hat SEO.

Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Ngawi Samsul Hadi, S.Sos.,M.Eng., menjelaskan bahwa tampilan situs judi online di desain sedemikian rupa untuk memikat mata, layaknya kasino di film-film Hollywood.

"Ini mirip kalau kita lihat di film-film Hollywood itu kan untuk kasino di Texas itu kan dengan neon macam-macam ya, gemerlap untuk menarik perhatian. Nah itu dimimik (ditiru) di website, sedikit banyak tampilannya untuk menarik", jelas Samsul Hadi.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Infomasi Wurianto Saksomo, menekankan bahwa bandar sering menggunakan pendekatan soft selling yang disamarkan sebagai permainan biasa agar masyarakat tidak merasa sedang masuk ke jebakan judi.

"Biasanya bandar itu menggunakan strategi social engineering. Caranya halus, tidak kasar, tapi tiba-tiba orang itu tertarik dengan judol. Jadi biasanya soft selling ini, tidak langsung promo status judi. Awalnya hanya game biasa, kemudian mencoba dan diarahkan ke judi online", papar Wurianto.

Masyarakat dihimbau untuk lebih jeli terhadap tawaran "permainan berhadiah" yang mengharuskan deposit uang, karena batas antara top-up gim dan deposit judi kini sangatlah tipis. (Shabrina).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....