TPID Kota Madiun Temukan Harga Minyak Kita Dijual Diatas HET
- 12 Apr 2023 12:29 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Dinas Perdagangan bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kota Madiun menemukan adanya minyak goreng (migor) utamanya minyak kita dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) pemerintah. Kondisi itu diketahui saat tim melakukan inspeksi mendadak (sidak) menjelang lebaran. Sidak di antaranya dilakukan di Pasar Besar Madiun (PBM) maupun Pasar Sleko, Rabu (12/4/2023).
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Madiun, Siti Nurzanah mengatakan, sesuai ketentuan seharusnya minyak kita dijual dengan harga Rp14.000. Namun faktanya ada pedagang yang menjual lebih dari Rp14.000 kemasan satu liter, karena berdalih harga dari distributor per kartonnya sudah cukup tinggi.
“Temuan minyak kita yang di bundling itu sebenarnya tidak diperbolehkan. Kita akan menghubungi penyedia jasa yang memasok ke pedagang,” ujarnya.
“Harusnya minyak kita ya dijual minyak kita saja, tidak disatukan dengan minyak yang lain biar laku. Harusnya sesuai HET kan minyak kita dijual Rp14.000 ke konsumen, faktanya lebih dari itu dan di bundling,” katanya.
Sementara itu terkait stok minyak kita dan migor lain berbagai merek di Kota Madiun sampai saat ini dipastikan aman. Untuk memastikan ketersediaan migor, TPID akan intensif menjalin komunikasi dengan pihak distributor.
Sementara itu seorang pedagang di Pasar Sleko Madiun, Atik mengaku menjual minyak kita di atas HET. Alasannya karena harga dari distributor sudah cukup tinggi.
“Minyak goreng harus jual sesuai HET Rp14.000 tapi dari distributornya nggak dapat harga segitu. Saya dapatnya Rp14.500 per liter, makanya saya jualnya ya Rp15.000 per liter,” kata Atik.
Selain memantau harga dan ketersediaan minyak goreng, TPID Kota Madiun juga mengecek harga beras, telur ayam ras, gula pasir, cabai rawit dan komoditas lainnya yang sering memicu inflasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....