Petani Kopi Karanggupito Bidik Pasar Ekspor

  • 12 Des 2025 23:44 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ngawi: Kelompok Tani Sumber Duren di Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Ngawi, kini memusatkan perhatian pada pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan desa. Fokus ini diambil karena mayoritas anggota kelompok merupakan petani kopi dan memiliki potensi produksi yang besar untuk dikembangkan ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

Ketua Kelompok Tani Sumber Duren, Syaifudin, menyampaikan bahwa para petani mulai beralih pada sistem budidaya organik demi meningkatkan kualitas dan nilai jual kopi.

“Saat ini kita sedang menuju ke kopi organik. Kita sedang menyiapkan pupuk organik untuk tanaman kopi,” ujarnya, Rabu (15/10/2025).

Saat ini, sekitar 79 persen anggota kelompok adalah petani kopi.

“Ke depan ada wacana ekspor karena kelompok kita menanam sekitar 50 hektare kopi di musim tanam ini,” lanjutnya dengan optimistis.

Dengan luasan lahan tersebut, kelompok ini menilai peluang ekspor semakin terbuka, terutama jika kualitas kopi organik dapat dipertahankan secara konsisten.

Dari total 374 anggota, sebanyak 66 merupakan anggota aktif yang terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kelompok dan program pengembangan kopi. Meski jumlahnya belum seluruhnya terlibat, dorongan untuk meningkatkan partisipasi terus dilakukan agar pengembangan komoditas ini semakin maksimal.

Syaifudin juga menuturkan bahwa dukungan dari pemerintah hingga saat ini sangat membantu proses penguatan budidaya kopi di Karanggupito.

“Selama ini dukungan pemerintah sangat baik, ada pelatihan, bantuan bibit, sarana prasarana juga termasuk jalan pertanian dan alsintan. Dalam waktu dekat ada CSR dari BI untuk kopi kami,” jelasnya.

Dengan fokus pada kopi yang mulai digarap serius dan dukungan dari berbagai pihak, Kelompok Tani Sumber Duren berharap komoditas kopi Karanggupito dapat menjadi produk unggulan baru Ngawi yang berdaya saing tinggi. Selain itu, diharapkan komoditas ini mampu menembus pasar ekspor dalam waktu dekat untuk mendorong peningkatan kesejahteraan petani.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....