Tekan Inflasi, Bulog Madiun Pastikan Beras SPHP Terus Digulirkan

  • 02 Mar 2023 13:09 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Ferdian Darma Atmaja menyatakan, beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) akan terus digulirkan sebagai upaya menekan Inflasi. Program tersebut didistribusikan ke pasar-pasar tradisional maupun pada operasi pasar.

Khusus di Pasar Besar Madiun (PBM), sejauh ini ada 10 pedagang yang bermitra dengan Bulog, menyediakan beras SPHP. Jumlah itu tidak sama jika dibandingkan di Pasar Sleko maupun Pasar Srijaya.

Ferdian menjelaskan, beras SPHP dari gudang Bulog dijual seharga Rp8.300 per kg. Kemasannya ada yang 5 kg maupun 50 kg. Karena itu ia meminta pedagang menjual beras tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET), Rp9.450 per kg. Ia mengaku sejauh ini ada pedagang nakal yang menjual beras di atas ketentuan.

"Ada beberapa (menjual beras SPHP di atas HET.red) kami tegur dan sudah kami laporkan ke Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Satgas Pangan dalam hal ini kepolisian. Kalau masih bandel ya akan kami blacklist langsung," ungkapnya ditemui disela-sela sidak di PBM bersama bagian Perekokesra, Dinas Perdagangan, serta Satpol PP, Kamis (2/3/2023).

Ferdian menegaskan, droping beras SPHP yang dilakukan Bulog sesuai permintaan pasar. Setiap pedagang pun tidak sama, rata-rata 500 kg sampai 1 ton. Pun pendistribusian beras tersebut juga bekerja sama dengan Perumda Aneka Usaha, salah satu BUMD Pemkot Madiun.

"Kami pastikan stok beras di gudang Bulog, aman," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....