DHC 45 Kota Madiun Ajak Masyarakat Bijak Berpendapat

  • 13 Agt 2025 14:38 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHC 45) mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan menjaga etika di ruang publik dengan menghargai pendapat orang lain. Imbauan ini disampaikan guna menyikapi maraknya perselisihan yang sering kali dipicu oleh kebebasan berpendapat yang tidak bijak.

Dewan Paripurna DHC 45 Kota Madiun, Gandhi Yuninta menyampaikan bahwa kebebasan berekspresi dan berpendapat memang menjadi hak setiap warga negara. Namun hak tersebut tidak bisa diartikan sebagai kebebasan yang mutlak.

“Memang kebebasan berekspresi menjadi hak semua warga, tapi kita harus berdasarkan dengan demokrasi pancasila. Tapi kalau kita mau berpendapat dengan baik dan sesuai dengan demokrasi pancasila harusnya berdasarkan dengan nilai yang tercantum dalam pancasila,” jelasnya, Rabu (13/8/2025).

Gandhi menambahkan masyarakat tidak bisa sebebas-bebasnya memberikan pendapat yang tidak sesuai atau justru memicu perpecahan. Oleh sebab itu, ia juga mendorong seluruh elemen bangsa untuk kembali memahami makna Pancasila.

“Dari sinilah kita perlu ditingkatkan kembali kepada bangsa Indonesia tentang arti penting Pancasila dan berbagai macam aturan yang menindak lanjuti sila-sila,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gandhi menegaskan kebebasan berpendapat haruslah merupakan kebebasan yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. Sebab, pancasila merupakan dasar kita bernegara dan berbangsa, yang menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai perbedaan.

Program Dialog Madiun Raya Pagi Ini edisi Rabu 13 Agustus 2025 juga turut mengundang Pengurus DHC BPK 45 Kota Madiun, Eny Suwondo, Anggota DHC BPK 45 Kota Madiun, Ary R. Gatot Sumarno, dan Marsekal TNI (Purn) Pati Sahli Strategi Pertahanan, Judi R Hadi. Pada edisi ini membahas topik Mensyukuri Kemerdekaan Dalam Bingkai Demokrasi. Program ini dipandu oleh Aries DK. (UF)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....