Warga Siman Ponorogo Desak Penutupan Warung Remang-remang
- 05 Mei 2025 12:54 WIB
- Madiun
KBRN, Ponorogo: Warga Desa Demangan, Kecamatan Siman, Ponorogo mendesak pemerintah daerah menutup 14 warung di Jalan Raya Siman-Jabung yang terindikasi digunakan praktik prostitusi. Apalagi banyak pekerja di warung remang-remang tersebut yang terindikasi terjangkit HIV setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Demangan, Ihsan Muttaqin mengatakan, desakan penutupan belasan warung itu bukan tanpa alasan. Warga tidak ingin, penularan HIV semakin meluas.
“Kami meminta agar warung di sepanjang jalan Raya Siman ini ditutup, kalau nggak ditutup ya kasihan masyarakat. Yang menjadi korban juga masyarakat kena virus HIV yang kita ketahui bahwa virus itu belum ada obat untuk menyembuhkannya,” ujarnya, Senin (5/5/2025).
“Jalan Raya Siman ini termasuk wajahnya Ponorogo, karena banyak tamu yang melewati jalan sini, entah ke Pondok Gontor, ke Pondok Wali Songo Ngabar, UNIDA, dan sebagainya,” tambahnya.
Ihsan menjelaskan, bangunan warung tersebut menempati asset milik PT KAI. Sesuai ketentuan yang ada, ketika bangunan tersebut disalahgunakan maka harus ditutup.
“Ini menyalahi norma-norma agama. Dari 29 orang pekerja warung, ada 13 oeang yang positif terkena HIV,” jelasnya.
Ihsan menuturkan, desakan warga atas penutupan belasan warung itu bukan kali pertama terjadi. Di tahun 2023 lalu, warga meminta warung-warung di Jalan Raya Siman, Ponorogo ditutup setelah berubah fungsi menjadi lokasi prostitusi.
Hanya saja, penutupan itu berlangsung sementara. Sebab para pemilik warung berjanji tidak akan menjadikan ajang prostitusi, namun faktanya mereka melanggar janji tersebut hingga ada pekerja yang terkonfirmasi positif HIV.
“Mereka saat itu menyanggupi dengan catatan apabila di kemudian ada praktik prostitusi, bangunan mereka siap dibongkar. Dan hari ini alhamdulillah ada penutupan paksa oleh pemerintah daerah,” tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....