Kemenag Luncurkan Kampung Zakat Terpadu di Kampung Baru Madiun

  • 10 Jan 2023 14:14 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun bersama Walikota Madiun, Maidi meluncurkan ‘Kampung Zakat Terpadu’ di kampung baru, Kelurahan Demangan, Selasa (10/1/2023). Program tersebut salah satunya bertujuan meningkatkan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan.

Kepala kantor Kemenag Kota Madiun, Abdul Wahid mengatakan, dipilihnya kampung baru Kelurahan Demangan sebagai kampung zakat terpadu karena di lokasi ini dinilai banyak mustahiknya. Kemudian ekonominya tergolong menengah ke bawah serta beberapa anak putus sekolah.

Dengan adanya kampung zakat terpadu ini diharapkan bisa mengembangkan ekonomi dan sumber daya manusia di kampung baru menjadi lebih baik. Menurutnya ada banyak hal yang menjadi titik perhatian dari kampung zakat terpadu tersebut. Yaitu pemberdayaan ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, dan menekan peredaran narkoba.

“Kita kasih stimulus ekonominya, kita kasih kegiatan dan modal sehingga manfaat dari zakat itu tidak hanya untuk konsumtif tapi produktif. Kemudian ada muatan program khusus dari Kemenag untuk mengedukasi tentang pernikahan dini serta meminimalisir paham radikal. Karena ekonomi itu sangat riskan dimasuki paham-paham yang tidak bertanggung jawab, terutama paham radikal,” ujarnya.

Walikota Madiun, Maidi mengapresiasi keberadaan kampung zakat terpadu di kampung baru Kelurahan Demangan. Dengan demikian nantinya mereka bisa berdaya, lebih mandiri, sekaligus sebagai upaya mengentaskan kemiskinan.

“Dia akan kita bina dengan kemanag, artinya orang itu jangan susah atau di bawah terus tapi dia harus punya skill. Jangan jadi orang yang hanya menerima atau meminta bantuan saja, tapi bagaimana mereka itu kita optimalkan sehingga bisa menghidupi dirinya sendiri. Jadi dia harus bisa mandiri, kehidupan mereka harus semakin sempurna seperti yang lain,” tambahnya.

Tidak hanya sinergi dalam hal zakat, namun juga kegiatan lain agar mereka lebih produktif. Dengan begitu mereka tidak hanya menggantungkan bantuan dari pemerintah saja, melainkan bisa menghidupi dirinya secara mandiri. Seperti diketahui, di kampung baru Kelurahan Demangan ada 21 KK, 64 penduduk yang nantinya akan diberikan berbagai macam pelatihan untuk mendongkrak ekonomi.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....