Luas Lahan Baku Sawah Menyusut, DKPP Ngawi Klaim Produksi Gabah Stabil
- 22 Jan 2025 19:43 WIB
- Madiun
KBRN, Ngawi: Luas Baku Sawah (LBS) di kabupaten Ngawi kini tinggal 49.618 ha. Luasan ini menurun sekitar 1.097 dibanding 5 tahun sebelumnya. Data ini dipaparkan kepala bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Hasan Zunairi mengacu pada rilis dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada tahun 2019 dan 2024.
"Kita di tahun 2019 lalu memiliki luas lahan baku sawah sebanyak 50.917 hektare, sedangkan pada tahun 2024 kemarin menurun menjadi 49.618 hektare," ucap dia Senin (20/1/2024).
Luas LBS yang menurun tersebut disebabkan peralihan fungsi sawah menjadi lokasi pembangunan pabrik maupun perumahan. Kendati demikian, dia menyebut jumlah produksi gabah tidak mengalami penurunan tonase.
"Memang iya untuk luas lahan sawah menurun, tapi produksi gabah kering giling (GKG) kita tidak menurun. Misalkan saja pada tahun 2022, data produksi kita diangka 755.939 ton GKG dengan provitas 5,8 ton per hektare. Di tahun berikutnya kita meningkat jadi 771.251 ton GKG, dengan provitas 6,1 ton per hektare," jelas dia.
Dengan jumlah tersebut, Kabupaten Ngawi masih mampu untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakatnya mengingat jumlah produksi beras yang selalu surplus tiap tahunnya. Hasan menyampaikan, masyarakat Ngawi dalam setahun hanya mengkonsumsi 20 persen beras dari total produksi selama 3 kali masa panen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....