Momen Nataru, Inflasi Kota Madiun Terkendali
- 02 Jan 2023 16:42 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Desember 2022, inflasi Kota Madiun yaitu 0,58 persen. Angka itu lebih rendah jika dibanding inflasi Jawa Timur sebesar 0,60 persen dan nasional 0,66 persen.
Kepala BPS Kota Madiun, Dwi Yuhenny mengatakan, inflasi Kota Madiun cukup terkendali. Hal itu tidak lapas dari upaya Pemkot Madiun mengendalikan laju inflasi. Salah satunya mengadakan program warung tekan inflasi (wartek) di beberapa lokasi. Bahkan sejumlah komoditas yang dijual pun disubdisi, sehingga dapat dijangkau masyarakat. Terbukti saat momen natal 2022 dan menjelang tahun baru 2023 (nataru), inflasi Kota Madiun terjaga.
“Inflasi Kota Madiun terkendali ya. Jadi program-programnya pemkot kemarin itu sangat berhasil. Jadi ketika energi (harga BBM.red) naik fantastis, pemkot mulai gencar kan melakukan program-program jitu, sehingga inflasinya terkendali,” ujarnya usai menggelar pers rilis berita resmi statistik (BRS) secara virtual, Senin siang (2/1/2023).
Henny menyatakan, berdasarkan data yang ada sejumlah komoditas yang mengalami inflasi atau kenaikan harga pada Desember 2022 di antaranya beras. Kemudian kenaikan harga pada cabai rawit, serta kenaikan tarif kereta api. Sedangkan komoditas penekan inflasi di antaranya turunnya harga daging ayam ras, cabai merah serta aneka jenis buah.
Adapun dari delapan kota penghitung inflasi nasional di Jawa Timur, tertinggi terjadi Sumenep 1,13 persen. Kemudian Banyuwangi 0,73 persen, Probolinggo 0,60 persen, Kediri 0,59 persen. Selanjutnya Malang, Madiun dan Surabaya sama 0,58 persen serta Jember 0,57 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....