Pemkot Madiun Resmikan Tiga Proyek, Salah Satunya Diproyeksi Jadi Ikon Wisata Baru
- 06 Jan 2025 16:54 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Pemerintah Kota Madiun, bersama dengan Forkopimda dan Walikota terpilih, meresmikan tiga proyek penting yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi masyarakat. Tiga proyek tersebut adalah Pondok Lansia, Jembatan Gantung Patihan, dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Winongo, yang masing-masing memiliki peran vital dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat dan potensi pariwisata.
Dalam sambutannya, PJ Walikota Madiun, Eddy Supriyanto, menyampaikan bahwa Pondok Lansia yang baru diresmikan ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Proyek ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat dan provinsi sebagai bentuk kepedulian terhadap lansia. Pondok Lansia ini bertujuan untuk memperpanjang harapan hidup lansia dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun.
"Ini adalah wujud perhatian pemerintah kepada lansia, agar mereka dapat menikmati kehidupan yang lebih baik dan produktif, Pondok Lansia ini juga merupakan proyek yang inovatif dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dan provinsi." kata Eddy Supriyanto, senin (6/1/2025).
Proyek kedua yang diresmikan adalah Jembatan Gantung Patihan, yang menjadi solusi atas rusaknya jembatan sebelumnya yang menghubungkan Patihan dan Sogaten. Berdasarkan ide dan aspirasi masyarakat, Walikota terpilih menginisiasi pembangunan jembatan gantung ini sebagai bentuk akses yang lebih aman serta sekaligus menjadi ikon wisata dan pusat pemberdayaan UMKM.
"Jembatan gantung Patihan tidak hanya memperlancar akses, tetapi juga diharapkan bisa menjadi daya tarik wisata baru bagi Kota Madiun," tambah Eddy.
Proyek ketiga adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dengan teknologi canggih yang diharapkan tidak menimbulkan polusi, IPAL ini bertujuan untuk mengolah limbah dengan baik, sehingga air yang dihasilkan dapat digunakan untuk pengairan lahan pertanian di sekitarnya.
"Proyek ini adalah bagian dari upaya menciptakan Kota Madiun yang lebih sehat dan cerdas. Dengan IPAL, kita tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung sektor pertanian lokal," ujar Eddy.
Ketiga proyek ini, yang didanai melalui APBD dan DAK, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian kota, memperbaiki kualitas hidup masyarakat, dan menjadikan Kota Madiun sebagai kota yang peduli terhadap semua lapisan usia serta lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....