Sanggar Tari Soerjo Budoyo Tumbuhkan Karakter Positif Lewat Seni Tradisional

  • 31 Des 2024 00:06 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ngawi: Sanggar Tari Soeryo Budoyo Ngawi terus aktif mengajarkan seni tari tradisional kepada anak-anak, dengan tujuan tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membangun karakter positif generasi muda. Kepala sanggar, Imam Joko Sulistyono, meyakini bahwa menari tradisional dapat menanamkan nilai-nilai disiplin, percaya diri hingga cinta tanah air.

“Kami ingin memberikan pendidikan karakter lewat budaya,” ujar Imam disela-sela istirahat melatih.

Menurutnya, seni tari tradisional memiliki potensi besar untuk mengasah kepribadian anak-anak menjadi lebih baik. Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilan banyak anak didik sanggar ini.

“Kedisiplinan anak-anak kami terbukti dengan hasil yang luar biasa. Gara-gara bisa menari, kebanyakan dari mereka mendapatkan posisi yang baik di pekerjaan. Ada juga yang melanjutkan karir tari hingga ke ajang internasional seperti International Dance di Bali,” tambah Imam dengan bangga.

Sejak berdiri pada tahun 2005, Sanggar Tari Soerjo Budoyo telah melatih ratusan anak dari berbagai kalangan. Dengan pendekatan yang penuh dedikasi, sanggar ini tidak hanya menjadi tempat belajar seni tari, tetapi juga ruang pembentukan generasi muda yang berkualitas.

“Menari tradisional bukan hanya soal gerakan, tapi juga soal memahami nilai-nilai budaya bangsa. Kami ingin anak-anak tidak hanya bisa menari, tapi juga mencintai akar budayanya,” tutup Imam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....