BPBD Ponorogo Pastikan Seluruh Titik Banjir Telah Surut
- 17 Des 2024 12:15 WIB
- Madiun
KBRN, Ponorogo: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo memastikan seluruh titik yang terendam banjir, hari ini telah surut, Selasa (17/12/2024). Kecuali di Kelurahan Paju, yang sebagian titik masih terdapat genangan air.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun mengatakan, warga terdampak kini mulai melakukan aktivitas pembersihan di rumahnya masing-masing. Sebab ada sisa-sisa lumpur dan material yang terbawa akibat banjir.
"Hari ini para pengungsi sudah kembali ke rumah dan dipastikan oleh pak Kepala Dinsos-PPPA bahwa sudah tidak ada lagi yang mengungsi di Pendopo. Selanjutnya adalah memikirkan dampaknya," ujar Masun usai melakukan rapat Penanggulangan bencana bersama stakeholder terkait di ruang Bantarangin, Pemkab Ponorogo hari ini.
Ia belum bisa menyampaikan angka pasti jumlah warga terdampak banjir di belasan desa tersebar di tujuh kecamatan wilayah Ponorogo. Namun diperkirakan jumlahnya mencapai ribuan orang. Termasuk jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat banjir, masih diinventarisasi.
Namun dari hasil rapat itu disepakati, akan segera dilakukan penutupan sejumlah tanggul jebol yang menyebabkan banjir di Bumi Reog pada Senin (16/12/2024). Pihaknya juga sudah menerjunkan petugas untuk menyisir sejumlah titik lokasi tanggul yang jebol.
Berdasarkan data di BBWS Bengawan Solo, ditemukan ada sembilan tanggul jebol di Ponorogo. Dua di antaranya di Kali Keyang, yang berdampak banjir di Josari dan Ponorogo Kota.
"Sesuai kesepakatan tadi, jangka pandeknya, dua tanggul itu yang kita prioritaskan untuk ditutup dulu secara sederhana karena mempertimbangkan dari sisi kedaruratannya," jelasnya.
Sementara untuk jangka menengah, Pemkab Ponorogo akan terus mengkaji metode pembangunan tanggul jebol tersebut. Termasuk kebutuhan anggaran yang digelontorkan untuk memperbaiki tanggul di Ponorogo.
"Itu jangka menengah. Kalau jangka pendeknya ya di tutup dulu dengan bronjong, sandbag (karung berisi pasir) atau yang lainnya untuk mengantisipasi agar tidak ada luapan yang besar ketika hujan lagi," tambahnya.
Masun menjelaskan, berbagai upaya akan dilakukan Pemkab Ponorogo bersama stakeholder terkait untuk mengantisipasi banjir serupa. Seperti diberitakan sebelumnya, banjir menerjang tujuh kecamatan di Ponorogo pada Senin (16/12/2024), yaitu di Sawoo, Sambit, Siman, Mlarak, Jetis, Ponorogo Kota dan Balong. Saat ini aktivitas warga berangsur normal, dan akses jalan antar kabupaten pun kini telah dapat dilalui.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....