Tradisi Ziarah Jadi Peluang Penjual Bunga Tabur Musiman di Pasar Sayur Magetan

  • 20 Mar 2026 23:33 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Suasana di area Pasar Sayur Magetan atau di sepanjang Jalan Mayjend Sungkono masih dihiasi deretan pedagang bunga tabur musiman yang telah menjajakan dagangannya dalam sepekan terakhir ini.

Fenomena ini terjadi setiap tahun, seiring dengan meningkatnya tradisi ziarah ke makam keluarga, baik saat menjelang Ramadan, menjelang Lebaran, maupun saat hari raya.

Para pedagang menawarkan berbagai jenis bunga tabur dengan harga bervariasi, mulai dari Rp5 ribu hingga Rp20 ribu per bungkus, tergantung pada komposisi dan volume bunga yang digunakan.

Anto (24), salah seorang pedagang bunga tabur asal Kalang, Sidorejo, Magetan, mengaku telah sepekan berjualan di sekitar Pasar Sayur Magetan. Dalam sehari, ia bisa menjual puluhan hingga ratusan kantong bunga tabur.

“Kalau sekarang memang tidak seramai tahun lalu, tapi alhamdulillah masih bisa laku puluhan sampai ratusan bungkus. Untuk omzet kotor, sehari bisa sampai sekitar Rp2,5 juta,” ujar Anto saat ditemui di lapaknya, Jumat (20/3/2026)

Para penjual biasanya mulai berjualan sejak pagi hingga menjelang waktu berbuka puasa. Lapak-lapak mereka pun ramai dikunjungi pembeli yang ingin mempersiapkan keperluan ziarah.

Salah satu pembeli, Amalia (32), warga Magetan, mengatakan tradisi ziarah sudah menjadi kebiasaan keluarganya setiap menjelang hari besar keagamaan.

“Setiap mau Ramadan atau Lebaran, saya selalu beli bunga tabur untuk ziarah ke makam orang tua. Sudah jadi tradisi keluarga dari dulu,” tutur Amalia.

Rata-rata pembeli merupakan warga lokal maupun perantau yang sedang mudik dan hendak berziarah ke makam keluarga.

Adapun suplai bunga tabur didatangkan dari wilayah lokal Magetan, seperti Sidorejo dan Kecamatan Panekan, yang memang dikenal sebagai sentra penghasil bunga di daerah tersebut.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....