Berikut, Doa yang Paling Utama Kita Panjatkan pada Malam Lailatul Qadar
- 16 Mar 2026 11:06 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Ramadan 1447 Hijriah akan segera usai, tentu berbagai ibadah terus dioptimalkan oleh umat Islam, terlebih pada malam- malam Lailatul Qadar. Anjuran untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT perlu banyak dilakukan, termasuk memanjatkan doa- doa baik. Lantas sebenarnya apa saja doa yang paling utama kita panjatkan untuk malam- malam Lailatul Qadar?
Ustaz H. Hebni Syarif, M.Pd., memaparkan dalam kajiannya di RRI Madiun, bahwa pada malam- malam penuh kemuliaan yakni Lailatul Qadar, Allah SWT mengabulkan doa- doa hamba-Nya yang bersungguh- sungguh beribadah. “ Jadi pada malam tersebut, doa - doa kita dikabulkan oleh Allah SWT, maka kita bisa memulai dengan memohon untuk diberikan ketetapan iman dan Islam,” jelas Ustaz Hebni.
Selabjutnya adalah mengamalkan dan memperbanyak doa memohon ampunan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, bahkan diajarkan kepada Aisyah R.A., yakni.
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allaahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan suka mengampuni. Karena itu, ampunilah aku."
Lebih lanjut, Hebni juga menyebutkan untuk kita sebagai umat Islam memperbanyak istighfar maupun memohon maaf kepada Allah SWT, terhadap dosa- dosa yang telah kita perbuat. Lalu, jangan sampai lupa untuk memohon rida dan juga surga-Nya.
Mengingat, pada malam- malam Lailatul Qadar, dimana malam penuh kemuliaan, ampunan dan keberkahan, umat Islam juga dapat dengan bersungguh- sungguh dan yakin memohon permintaan untuk dikabulkan hajat- hajat baiknya kepada Allah SWT.
“Allah itu sangat senang pastinya ketika hamban-Nya meminta hanya kepada Allah karena Maha Pemurah, namun akan tidak suka saat hamba-Nya tidak bahkan enggan meminta dan berdoa kepada-Nya, “ jelas Ustaz Hebni. Penting untuk diingat dan dilaksanakan adalah memperbanyak berdoa, bahkan serinci mungkin.
Memaksimalkan amalan ibadah dengan sungguh- sungguh menjadi kunci agar kita, sebagai Muslim dapat mendapatkan keberkahan dan rahmat dalam hidup. Kita mengetahui, jika pada satu malam saja dalam malam- malam Lailatul Qadar ini bernilai lebih baik bahkan dari 1000 bulan. Malam Lailatul Qadar merupakan waktu dimana turunnya ukuran- ukuran kehidupan manusia dalam Al-Qur’an.
Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang tidak hanya dibaca maupun diamalkan dalam momentum Ramadan saja namun setelahnya dan sepanjang hayat, tentu menjadi bukti kesungguhan sebagai hamba Allah SWT. Akhlak- akhlak yang terkandung pada Al-Qur’an inilah yang akan membawa ketenangan dan keberkahan hidup ketika benar- benar diamalkan.
Ustaz Hebni juga menegaskan bahwa ketika orang yang benar- benar berrsungguh- sungguh mencari Lailatul Qadar melalui beribadah dengan penuh menghadirkan Allah, pasti akan mendapatkan Lailatul Qadar. Jadi, tidak ada cara lain atau kiat- kiat sukses guna mendapatkan Lailatul Qadar selain dengan bersungguh- sungguh dalam mencarinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....