Menjadikan Al Quran sebagai Pedoman Hidup
- 07 Mar 2026 16:43 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun- Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang tidak hanya dibaca, tetapi juga harus dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan oleh Ustazah Dra. Nanik Nurhayati, M.Pd. dalam program TAKJIL (Tanya Jawab Islam) RRI Madiun, Sabtu (7/3/2026).
Bunda Nanik, sapaan akrabnya menegaskan Al-Qur’an adalah sumber utama petunjuk bagi manusia agar hidup di jalan yang benar. Menurutnya, banyak permasalahan hidup yang dapat diselesaikan jika umat Islam benar-benar memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an.
“Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca atau dilombakan dalam tilawah, tetapi harus dipahami maknanya dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika Al-Qur’an dijadikan pedoman, maka kehidupan manusia akan lebih terarah dan penuh keberkahan. Ketika yang muda menghargai yang tua, dan sebaliknya. Larangan berbuat dholim, dan menolong sesama manusia untuk menciptakan kehidupan yang harmonis,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Allah SWT telah menegaskan fungsi Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi manusia. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 2:
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa," jelasnya.
Menurut Ustazah Nanik, ayat tersebut menunjukkan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman yang jelas bagi orang-orang yang ingin mendapatkan petunjuk dan menjalani hidup sesuai dengan ajaran Allah. Selain itu, ia juga mengutip firman Allah dalam QS. Al-Isra ayat 9 yang menegaskan bahwa Al-Qur’an membimbing manusia menuju jalan yang paling lurus.
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa bagi mereka ada pahala yang besar," terangnya.
Ustazah Nanik menambahkan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari, mempelajari tafsirnya, serta menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan keluarga, pendidikan, dan masyarakat. Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang sangat cepat.
“Generasi muda harus menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas hidup. Dengan begitu, mereka tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang menyimpang dari ajaran Islam,” tambahnya.