Dinkes Madiun Imbau Masyarakat Tidak “Balas Dendam” Saat Berbuka

  • 28 Feb 2026 06:12 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Kebiasaan “balas dendam” saat berbuka puasa masih sering terjadi di tengah masyarakat. Setelah seharian menahan lapar dan haus, sebagian orang langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak tanpa memperhatikan kondisi tubuh.

Dokter Ahli Pertama dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Zulfadmi, mengingatkan bahwa pola berbuka sebaiknya dilakukan secara bertahap agar sistem pencernaan tidak kaget.

“Berbuka itu sebaiknya tidak langsung makan berat dalam jumlah banyak. Lakukan secara bertahap,” ujar dr. Zulfadmi.

Ia menjelaskan, langkah awal yang dianjurkan adalah meminum air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan kurma atau buah yang memiliki rasa manis alami sebagai sumber energi cepat.

Selanjutnya, masyarakat disarankan mengonsumsi makanan ringan terlebih dahulu. Makan berat sebaiknya dilakukan setelah menunaikan salat Maghrib agar tubuh memiliki waktu beradaptasi.

Dr. Zulfadmi juga mengimbau agar tidak langsung mengonsumsi gorengan dalam jumlah banyak, makanan yang sangat pedas, atau terlalu manis karena dapat memicu gangguan lambung dan membuat perut terasa tidak nyaman.

Menurutnya, pola berbuka yang bijak akan membantu tubuh menyesuaikan kembali sistem pencernaan setelah beristirahat selama berjam-jam, sehingga puasa dapat dijalani dengan lebih sehat dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....