Pahala Setara Seribu Ulama di Hari Ke-9 Ramadan
- 27 Feb 2026 14:20 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Memasuki hari kesembilan Ramadan yang bertepatan dengan 27 Februari 2026, umat Islam diingatkan kembali pada makna puasa yang tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga sarat nilai sosial dan spiritual.
Dikutip dari laman Kementerian Agama Provinsi Maluku, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Buru, Muhammad Thahir, yang juga Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru, menyampaikan bahwa puasa Ramadan memiliki dimensi ibadah yang luas, termasuk pada hari ke-9 yang disebut memiliki keutamaan tersendiri dalam sejumlah kitab klasik.
“Puasa hari ke-9 Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi momentum Allah SWT melipatgandakan pahala hamba-Nya. Dalam salah satu kitab dijelaskan, Allah memberikan pahala setara dengan seribu ulama, seribu orang yang beri’tikaf, dan seribu orang yang menyambung tali persaudaraan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Menurutnya, pesan utama dari keutamaan tersebut adalah dorongan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Ramadan mengajarkan bahwa ibadah terbaik adalah yang berdampak. Puasa yang dijalankan dengan benar akan melahirkan pribadi yang peduli, menebar kedamaian, dan menjaga persatuan umat,” tambahnya.
Muhammad Thahir juga mengajak jamaah memanfaatkan kajian subuh sebagai sarana meningkatkan kualitas diri sekaligus menghidupkan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.
“Masjid harus hidup dengan ilmu, zikir, dan silaturahmi. Inilah esensi dari MUI Menyapa Ummat, mendekatkan ulama dengan masyarakat serta menghadirkan pesan keagamaan yang menenangkan dan mencerahkan,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....