Sambut Ramadhan Dengan Syukur dan Kesungguhan
- 16 Feb 2026 08:27 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID,Madiun – beberapa hari lagi, umat Islam didunia akan memasuki bulan suci ramadhan,meski ada kemungkinan berbeda dalam memulai puasa ramadhan. Namun, sebagai kaum muslim harus menyambut datangnya bulan suci ramadhan dengan penuh syukur dan kesungguhan.
“Karena dengan bersyukur dan sungguh-sungguh dalam menyambut bulan suyci ramadhan,diharapkan ramadhan kita benar-benar mendapat keberkahan dari Allah SWT” Dikatakan Ustadzah Siti Amiroh,S.Ag.,M.Pd.I. saat menjadi narasumber acara Mutiara Pagi di Programa 1 RRI Masiun, Senin 16 Februari 2026.
Alasan mengapa kita harus bersyukur adalah karena masih diberikan umur panjang, sehingga kita masih diperkenankan oleh Allah untuk bertemu dengan bulan yang penuh kemuliaan ini. Banyak diantara kita yang sudah terlebih dulu dipanggil oleh Allah sehingga tidak dapat bertemu dengan bulan ramadhan. Bersyukur bukan sekedar dengan mengucap hamdalah saja, tetapi rasa syukur yang harus diiringi dengan memperbaiki niat. Niat beribadah semaksimal mungkin didalam bulan ramadhan hanya karena Allah SWT.
Selanjutnya Umat Islam harus menyambut ramadhan dengan penuh kesungguhan. Beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai bentuk kesungguhan menyambut bulan suci ramadhan adalah dengan berdoa dan bertaubat.
“Sebagai bentuk kesungguhan kita dalam menyambut bulan suci ramadhan tentu yang pertama diawali dengan berdoa dengan doa Allahumma sallimnî li ramadlâna wa sallim ramadlâna lî wa tasallamhu minnî mutaqabbalan” Ujar Ustadzah Siti Amiroh
Kesungguhan lain, juga ditunjukkan dengan doa yang masyhur yang dipanjatkan jauh sebelumnya yakni sejak bulan rajab dengan doa Allahumma bariklanaa fi rojaba wa sya’bana waballighna roamdhon.
Bentuk kesungguhan lain dalam menyambut bulan suci ramadhan yakni dengan jalan bertaubat. Karena taubat adalah perintah dari Allah SWT. Artinya sebelum memasuki bulan suci ramadhan umat muslim bertaubat dengan taubatan nasuha atas dosa kita yang sebelumnya kita lakukan. Sehingga diharapkan saat masuk bulan suci romadlon kitya dalam kondisi yang bersih dari dosa kepada Allah SWT.
“Selanjutnya, dengan persiapan ilmu. Terus belajar mendalami ilmu agama dan tentu ilmu tentang ramdhan. Meski ramadhan adalah ibadah rutin setiap tahun, namun umat muslim harus melandasi ibadah dengan ilmu. Hal ini bertujuan agar ibadah yang dilakukan menjadi sah dan lebih berkualitas” Imbuh Ustadzah Siti Amiroh
Bentuk kesungguhan selanjutnya adalah dengan bergembira dengan datangnya bulan suci ramadhan. Sebagaimana dijelaskan Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam Lathaif al-Ma'arif. Ramadhan adalah waktu utama di mana pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu, menjadikannya nikmat besar yang patut disambut suka cita, bukan menjadi beban.
Kesungguhan selanjutnya yakni berupa persiapan harta untuk kita infaq kan selama bulan suci ramadhan. Selain harta, kita bisa menggunakan fikiran dan tenaga yang kita curahkan dalam memakmurkan masjid dan musholla disekitar kita. Bisa juga dengan kerja bhakti membersihkan tempat ibadah dan sebaginya.
Diakhir dialog, ustadzah Siti Amiroh mengajak pendengar RRI dan seluruh umat Islam menyambut bulan ramdhan dengan penuh kesukuran karena ini adalah hadiah dari Allah SWT,dengan kesungguhan karena ini merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri. Dengan harapan dosa-dosa dapat diampuni oleh Allah dan mendapat keberkahan hidup dunia hingga akherat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....