Amaliyah Di Bulan Syawal Pasca Ramadhan
- 30 Mar 2025 15:36 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Bulan Ramadhan telah berlalu, tetapi semangat ibadah tidak boleh padam. Syawal, sebagai bulan setelah Ramadhan, memiliki keutamaan tersendiri dalam melanjutkan amaliyah ibadah yang telah dijalankan selama sebulan penuh. Dan tentu sangat penting menjaga konsistensi ibadah pasca Ramadhan agar kebiasaan baik tetap berlanjut.
Dalam acara tauladan Pro 2 RRI Madiun, Ustadz EMKA menjelaskan Syawal sendiri berarti meningkatkan dan mengusahakan lebih baik lagi dari sebelumnya. " kita tau kalau syawal ini adalah bulan ke 10. Maka ada hal hal yang tentunya harus kita pahami dari bulan syawal itu sendiri berarti meningkatkan. Maka makna syawal sebagai bulan peningkatan ibadah dan kualitas ibadahnya" katanya.
Ustadz EMKA menambahkan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan pendidikan bagi orang muslim, dengan berbagai macam pendidikan. Maka setelah dididik selama 1 bulan, idealnnya hasil dari pendidikan ini berdampak pada peningkatan kualitas ibadah kita. Ada banyak hal keistimewaan-keistimewaan yang bisa kita lakukan dibulan syawal, salah satunya dianjurkan puasa enam hari.
“syawal ini merupakan bulan istimewa. Kita dianjurkan meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah kita. Melakukan ibadah shalat sunah dan Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Syawal adalah puasa enam hari. Rasulullah SAW bersabda, barang siapa yang berpuasa Ramadhan lalu diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun,” jelas Ustadz EMKA.
Selain puasa, Ustadz EMKA menerangkan bahwa ada waktu yang paling afdol untuk kita melaksanakan puasa syawal yakni dari 2 syawal sampai dengan 6 hari secara berurutan. Dan puasa sunah ini memiliki pahala seperti berpuasa setiap tahun karena tantangannya yang luar biasa
"Yang paling afdal melakukan puasa sunah syawal yakni mulai 2 syawal 3,4,5,6,7 secara berurutan ini waktu yang paling utama. Kenapa ganjaran puasa syawal itu besar karena dilihat dari godaannya. Di hari ke 2 syawal kita masih silaturahmi disuguhkan makanan dan ini godaannya" katanya.
Ustadz EMKA juga mengajak umat Muslim untuk terus meningkatkan ibadah lainnya, seperti memperbanyak sholat sunnah, perbanyak doa, membaca Al-Qur'an, serta bersedekah. Menurutnya, Syawal adalah momentum untuk membuktikan bahwa ibadah yang dilakukan selama Ramadhan tidak hanya bersifat musiman, melainkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Selain sholat sunah, juga dianjurkan memperbanyak doa di penghujung shalat witir. Ibadah di bulan Syawal juga mencerminkan apakah seseorang benar-benar mendapatkan manfaat dari Ramadhan atau tidak. Jika setelah Ramadhan kita tetap rajin beribadah, itu tanda bahwa kita telah berhasil dalam latihan spiritual selama sebulan penuh,” tambahnya.
Dengan semangat Syawal, diharapkan umat Islam dapat terus meningkatkan kualitas ibadah dan amal shaleh, sehingga keberkahan Ramadhan tetap terasa sepanjang tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....