Hubungan Taubat Dan Dosa

  • 18 Mar 2025 06:56 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Dalam kehidupan sehari hari, manusia tidak akan pernah lepas dan perbuatan dosa dan khilaf. baik yang disengaja atau tidak sekalipun. Meski begitu, sebesar apapun dosa yang diperbuat oleh manusia pintu rahmat Allah selalu terbuka. Allah memberikan kepada manusia kesempatan untuk memperbaiki dirinya, yakni dengan cara bertaubat dari perbuatan-perbuatan yang berkonsekuensi dosa. Dengan taubat, kita berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan, atau kembali ke jalan yang benar.

“Taubat adalah suatu hal yang harus kita lakukan. Karena, jelas tujuan kehidupan kita adalah kebahagiaan tidak didunia melainkan juga kebahagiaan di akherat. Kita selalu berharap demikian dengan berdoa Robbanaa aatinaa fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanatawwakina adzabannaar, padahal setiap hari kita berbuat dosa. Maka dari itu taubat selalu diperlukan setiap hari” Dikatakan Ustadz H.Pujianto,M.H.I. saat mengawali obrolan Sahur barokah di RRI Madiun, Selasa 18/3/2025.

Adapun syarat bertaubat menurut keterangan yang disampaikan ustadz Pujianto adalah yang Pertama menyesali perbuatan dosa yang telah kita lakukan. Penyesalan yang yang tidak dibuat buat, penyesalan yang sungguh sungguh. Yang kedua berhenti melakukan dosa tersebut. Karena masih banyak orang yang sudah bertaubat, sudah melakukan sholat namun kenyataannya masih melakukan maksiat. Dan yang ketiga bertekad untuk tidak akan melakukan perbuatan dosa.

“Kita bisa bertaubat dengan melakukan sholat sunnah taubat, banyak banyak beristighfar, membaca alquran dan semakin berusaha mendekatkan diri kepada Allah. Sementara jika berkaitan dengan anak adam kita harus meminta maaf kepada mereka” imbuh ustadz Pujianto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....