Mbappe: Tim Ini Paling Potensial

  • 10 Jul 2026 18:12 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, mengungkapkan keyakinannya terhadap skuad Les Bleus yang saat ini tengah berjuang di Piala Dunia 2026. Meski mengakui bahwa tim yang dibelanya bukan merupakan generasi terkuat yang pernah dimiliki Prancis, Mbappe justru menilai skuad saat ini memiliki potensi paling besar untuk berkembang.

Pernyataan tersebut disampaikan Mbappe dalam wawancara yang dikutip jurnalis sepak bola ternama, Fabrizio Romano, melalui Ilies Peeters. Dalam kesempatan itu, penyerang Real Madrid tersebut mengatakan bahwa tim Prancis saat ini adalah tim paling potensial.

"Ini bukan tim Prancis terkuat yang pernah saya bela, tetapi ini adalah tim yang memiliki potensi paling besar," ungkap peraih Piala Dunia edisi 2018 tersebut, Jum'at (10/7/2026).

Ucapan tersebut langsung menarik perhatian publik. Pasalnya, Prancis selama lebih dari satu dekade dikenal memiliki deretan pemain kelas dunia di hampir setiap lini.

Generasi juara Piala Dunia 2018 dihuni nama-nama seperti Hugo Lloris, Raphael Varane, N'Golo Kanté, Paul Pogba, Antoine Griezmann, hingga Olivier Giroud yang menjadi tulang punggung keberhasilan Les Bleus mengangkat trofi dunia.

Kini, wajah Timnas Prancis mulai berubah. Banyak pemain senior telah meninggalkan tim nasional atau memasuki penghujung karier internasional mereka.

Sebagai gantinya, muncul sederet talenta muda yang perlahan mulai menunjukkan kualitasnya di level tertinggi. Mbappe menjadi sosok paling senior sekaligus pemimpin di antara generasi baru tersebut.

Meski materi pemain saat ini dinilai belum sekomplet skuad beberapa tahun lalu, Mbappe melihat adanya sesuatu yang lebih penting, yakni potensi perkembangan. Menurutnya, para pemain muda Prancis masih memiliki ruang yang sangat besar untuk berkembang dan menjadi salah satu generasi terbaik dalam sejarah sepak bola negaranya.

Namun, Mbappe juga menegaskan bahwa potensi saja tidak akan berarti apabila tidak dibarengi dengan prestasi. Karena itu, ia kembali mengingatkan filosofi yang selama ini selalu dipegangnya.

"Saya selalu mengatakan bahwa tim terbaik adalah tim yang menjadi juara," ujar Mbappe.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa bagi Mbappe, ukuran sebuah tim bukan ditentukan oleh nama besar para pemain ataupun kualitas di atas kertas. Baginya, tim terbaik adalah mereka yang mampu memenangkan pertandingan dan mengakhiri turnamen dengan trofi di tangan.

Pandangan itu sejalan dengan perjalanan Prancis di turnamen kali ini. Les Bleus memang tidak selalu tampil dominan dalam setiap pertandingan.

Namun mereka mampu menunjukkan kedewasaan bermain, disiplin taktik, serta mental yang kuat ketika menghadapi tekanan. Faktor-faktor tersebut menjadi modal penting dalam kompetisi sekelas Piala Dunia yang sering kali ditentukan oleh detail-detail kecil.

Sebagai kapten, Mbappe juga menunjukkan perannya bukan hanya sebagai pencetak gol. Ia menjadi pemimpin di ruang ganti maupun di lapangan, memberikan motivasi kepada rekan-rekannya dan memastikan seluruh pemain tetap fokus menghadapi setiap pertandingan.

Ucapan Mbappe sekaligus menjadi sinyal bahwa Timnas Prancis belum mencapai puncak performanya. Jika para pemain muda terus berkembang dan pengalaman mereka semakin bertambah, bukan tidak mungkin skuad saat ini akan menjadi salah satu generasi terbaik yang pernah dimiliki Les Bleus.

Kini, tantangan sesungguhnya bagi Prancis adalah membuktikan bahwa potensi besar tersebut dapat diwujudkan menjadi gelar juara. Sebab, seperti yang ditegaskan Mbappe, sejarah hanya akan mengingat tim yang berhasil menang.

Potensi memang penting, tetapi trofi adalah ukuran utama yang menentukan apakah sebuah generasi layak disebut sebagai yang terbaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....