Adu Wani IBCA MMA, Diharapkan Lahirkan Atlet Potensial

  • 27 Jul 2026 21:29 WIB
  •  Madiun

RRI. CO. ID, Kota Madiun - Kejuaraan Adu Wani, Piala Wali Kota Madiun 2026 IBCA MMA (Indonesia Beladiri Campuran Amatir/Mixed Martial Arts), tak sekadar menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Event yang digelar di Alun-Alun Kota Madiun, 24-25 Juli 2026 itu, juga diharapkan menjadi ajang pembibitan atlet potensial yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Kejuaraan tersebut menjadi gelaran MMA outdoor pertama di Kota Madiun. Antusiasme masyarakat pun cukup tinggi. Sekitar 200 atlet ambil bagian dalam kompetisi yang mempertandingkan dua kategori, yakni MMA dan Standing Up Fighting.

Peserta bersaing dalam sejumlah kelompok usia. Di antaranya kelas International Mixed Martial Arts Federation (IMMAF) Youth D untuk usia 10–11 tahun, Youth C (12–13 tahun), Youth B (14–15 tahun), Youth A (16–17 tahun), IMMAF Junior (18–20 tahun), serta IMMAF Senior (21–35 tahun).

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) IBCA MMA Jawa Timur Arief Budi Prasetyo mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurut dia, event seperti Adu Wani dapat menjadi sarana pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial di daerah.

“Ini merupakan gambaran yang bagus untuk ke depan. Setiap kota dan kabupaten bisa memberikan sarana untuk mencetak atlet yang membanggakan, khususnya bagi Jawa Timur di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

Dia berharap Kejuaraan Adu Wani IBCA MMA Kota Madiun mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah maupun Indonesia.

Ketua Panitia Pelaksana Adu Wani, Kejuaraan Piala Wali Kota Madiun 2026 IBCA MMA Roby Rohmana mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Kejuaraan diikuti sekitar 200 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur. Serta mempersbt hadiah total sekitar Rp50 juta.

“Kami ucapkan terima kasih, pelaksanaan acara ini dapat terwujud berkat kerja keras seluruh panitia serta dukungan penuh dari Pemerintah Kota Madiun dan para sponsor,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan MMA tersebut. Pemilihan Alun-Alun Kota Madiun sebagai lokasi pertandingan, kata dia, bukan tanpa alasan.

Selain mengenalkan olahraga MMA kepada masyarakat luas, event tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak perekonomian kawasan sekitar. Terlebih, antusiasme masyarakat terhadap kejuaraan itu cukup tinggi.

“Melihat animo masyarakat yang luar biasa, kami berharap event serupa dapat digelar kembali tahun depan dengan skala yang lebih besar,” ujar Bagus.

Dia memastikan Pemkot Madiun akan terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan event olahraga yang mampu mendorong prestasi atlet sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. (adk)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....