Cabor MPI Ponorogo Akui Sarpras Latihan Terbatas

  • 30 Des 2025 10:55 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ponorogo: Ketua Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Ponorogo Farida Nuraini mengakui jika organisasinya mengalami keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras) latihan berupa alat tembak laser. Sebagian atlet harus menyediakan peralatan itu secara mandiri.

“Kami datangkan pelatih dari Surabaya untuk membawa peralatan sekalian. Ada wali atlet yang membeli alat sendiri,” ungkapnya sebagaimana dikutip dari website resmi Pemkab Ponorogo, Jum'at (19/12/2025).

Pun, MPI Ponorogo berani mematok target prestasi tingkat nasional. Farida mengangankan ada atlet MPI dari Ponorogo mewakili Jawa Timur di Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Atlet yang meraih medali di kejurprov harus menjaga performanya. Kami akan lakukan seleksi dan pemusatan latihan sebelum mengirim atlet di kejuaraan resmi,” tambahnya.

Seperti diketahui, MPI Ponorogo sengaja menerapkan pola latihan terjadwal setiap minggu dengan standar capaian waktu yang jelas. Pembinaan tidak bisa dadakan untuk menghadapi sebuah kompetisi saja.

Fisik atlet harus dibangun dengan rutinitas latihan, serta target waktu dan capaian yang jelas. Dengan begitu para atlet akhirnya terpacu untuk mampu bersaing dengan atlet dari kabupaten atau kota lain.

"Yang jelas pembinaan tidak bisa dilakukan secara dadakan," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....