Sinergi Sekolah dan Orang Tua demi Lingkungan Aman dan Masa Depan Anak
- 23 Jul 2026 20:30 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan". Peringatan tahun ini memanggil seluruh elemen masyarakat mulai dari tenaga pendidikan hingga orang tua untuk hadir secara utuh dalam tumbuh kembang anak.
Bagi tenaga pendidikan, Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pengingat atas tanggung jawab menciptakan ruang belajar yang kondusif. Hal tersebut disampaikan oleh Dewi Kristiana, guru kelas 6 di SDN Sebayi 01 Kec. Gemarang Kab. Madiun.
Dalam mendukung lingkungan belajar sehari-hari, Dewi menekankan pentingnya pendekatan berbasis kasih sayang tanpa kekerasan. Langkah nyata yang terus ditekan di sekolah adalah pencegahan tindakan perundungan (bullying) serta pemenuhan hak-hak anak yang disesuaikan dengan keberagaman karakter tiap murid. Untuk memperingati Hari anak nasional tahun ini, SDN Sebayi 01 juga telah menyiapkan rangkaian kegiatan interaktif.
"Kalau untuk Hari Anak Nasional tentunya sangat penting ya, Mbak, ya. Karena apa? Mengingat kita semua ini untuk bisa memenuhi hak anak serta menciptakan lingkungan sekolah yang mungkin menjadi aman, nyaman untuk belajar maupun bermain," ujar Dewi "Ya, tentunya insyaallah kita akan mengadakan yang tentunya acara tersebut nanti akan membentuk kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan melibatkan seluruh peserta didik yang ada di SDN Sebayi 01," tambahnya.
Tidak hanya di lingkungan sekolah, perlindungan dan kasih sayang di lingkungan keluarga menjadi pondasi terpenting. Hal ini diungkapkan oleh Dina, salah satu warga Desa Sebayi, Kecamatan Gemarang.Bagi Dina, Memberikan perhatian sejak dini adalah modal utama agar anak merasa aman dan tumbuh secara optimal.
"Jujur, temanya bagus. Karena mengajak orang tua untuk lebih perduli, lebih menyayangi, dan memperhatikan anaknya. Dengan mendengarkan ceritanya, memperhatikan... memberikan perhatian, mengingatkan hal-hal yang baik, menjaga makan, menjaga agar mereka tetap aman, termasuk juga melindungi dan meperhatikannya," tutur Dina.
Bentuk kasih sayang dan perlindungannya di tunjukan melalui hal-hal sederhana namun bermakna seperti mendengarkan cerita dan keluh kesah anak secara aktif.
Tumbuh kembang anak yang optimal tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar.Menyayangi dan melindungi anak hari ini merupakan investasi paling berharga untuk membangun masa depan bangsa yang lebih kuat dan berkarakter.
(DEVI NUR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....