Kabupaten Madiun Sukses Tekan Pernikahan Dini

  • 23 Jul 2026 18:07 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, MADIUN — Pemerintah Kabupaten Madiun menorehkan rapor hijau dengan sukses mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya.

Pemkab Madiun juga memangkas drastis angka dispensasi nikah dini dari 119 menjadi 63 kasus.

Kabid PPA Dinas PPKB-PPPA Kabupaten Madiun, Yeni Mayawati, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil nyata dari komitmen bersama dan intervensi masif di lapangan.

"Misalnya, kita ada terkait dengan permohonan dispensasi nikah bagi anak yang usia dibawah 19 tahun. Alhamdulillah menurun dari tahun 2023-2025 kemarin, jadi awal tahun 2023 ada 119 kasus menjadi 63 kasus di tahun terakhir 2025. Ini merupakan bentuk keberhasilan dari program-program kita," ujar Yeni saat diwawancarai.

Keberhasilan mempertahankan predikat Nindya ini ditopang oleh kerja terstruktur di lima klaster utama.

Mulai dari akselerasi dokumen identitas anak (Akta dan KIA) bersama Dispendukcapil, perluasan fasilitas Sekolah Ramah Anak, hingga penyediaan Puskesmas Ramah Anak.

"Salah satu bentuk keberhasilan program-program yang sudah kami lakukan dalam rangka untuk pemenuhan hak-hak anak itu terdiri dari kelembagaan, kemudian di lima kluster. Ada kluster kelembagaan, hak sipil, pengasuhan atau lingkungan keluarga, kesehatan dan kesejahteraan keluarga, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, dan perlindungan anak. Bekerja sama dengan dinas terkait (seperti Disdukcapil), kami telah merealisasikan berbagai program unggulan, seperti kemudahan pembuatan akta kelahiran & KIA, Sekolah Ramah Anak, hingga Puskesmas Ramah Anak," tambahnya.

Meski mencatat tren positif, pihak dinas mengakui keterbatasan anggaran dan celah kolaborasi lintas sektor masih menjadi tantangan yang harus dituntaskan.

Peringatan hari anak nasional ke-42 ini mengusung tema "Sayangi dan Lindungi Anak, Bangun Masa Depan". Momentum ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk membangun lingkungan yang aman demi mencetak generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

"Mari kita tingkatkan komitmen dari pemerintah daerah Kemudian juga dari orang tua, masyarakat untuk benar-benar bisa menyayangi anak-anak Kemudian memberikan perlindungan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman bagi anak dan bersama-sama untuk mempersiapkan anak-anak itu menjadi anak-anak yang lebih berprestasi, lebih tangguh untuk menuju generasi emas tahun 2045 ,"pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....