BGN Minta SPPG di Magetan Serap Telur Lokal, Mitra Kurang dari 15 Terancam Disuspend
- 02 Jun 2026 07:13 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetab - Badan Gizi Nasional (BGN) menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magetan untuk lebih berpihak kepada peternak lokal di tengah anjloknya harga telur di tingkat peternak.
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, saat melakukan kunjungan kerja di Magetan, Senin 1 Juni 2026. Dalam pertemuan dengan pengelola SPPG dan pemangku kepentingan daerah, Nanik menegaskan bahwa dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar.
"Saya minta SPPG membeli telur melalui koperasi peternak. Tolong dilakukan dulu tiga atau empat kali pembelian agar peternak lokal bisa merasakan manfaat program ini," ujar Nanik.
Arahan tersebut muncul setelah peternak ayam petelur di Magetan mengeluhkan harga telur yang terus merosot hingga berada di kisaran Rp19.000–Rp21.000 per kilogram, jauh di bawah harga yang diharapkan peternak.
Menurut Nanik, regulasi memungkinkan BGN melakukan pembelian bahan baku langsung dari koperasi petani maupun peternak. Karena itu, SPPG diminta memaksimalkan potensi pemasok lokal agar manfaat ekonomi program MBG dapat dirasakan lebih luas.
Selain menyoroti penyerapan hasil peternakan, BGN juga mengingatkan seluruh SPPG agar memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemenuhan jumlah mitra usaha dan kelengkapan sarana pendukung, termasuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
"Jika ada SPPG yang jumlah mitranya kurang dari 15, kami siap melakukan penangguhan atau suspend sementara. Kepala SPPG harus memenuhi standar yang telah ditetapkan," tegasnya.
Nanik menambahkan, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari aspek pemenuhan gizi bagi penerima manfaat, tetapi juga dari dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Dapur MBG harus responsif dengan memprioritaskan belanja bahan baku dari pelaku usaha terdekat. Ini bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi yang menyejahterakan masyarakat secara berkelanjutan," katanya.
Menanggapi instruksi tersebut, Satgas Pangan menyatakan siap mendorong seluruh pengelola SPPG di Magetan untuk melakukan perbaikan dan memenuhi standar operasional yang ditetapkan BGN. Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan serapan produk lokal sekaligus menjaga kelancaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Magetan.
Kunjungan kerja Wakil Kepala BGN di Magetan juga dihadiri Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Forkopimda, serta sejumlah pelaku usaha peternakan dan pengelola SPPG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....