Prodi Kedokteran dan Teknik Jadi Favorit di SNBP 2026
- 05 Apr 2026 08:09 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru atau SNPMB resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi tahun 2026 pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Pengumuman ini menjadi perhatian besar karena menyangkut hasil seleksi ratusan ribu siswa dari seluruh Indonesia. Jalur SNPMB tetap menjadi salah satu jalur favorit karena menilai prestasi akademik siswa selama di sekolah.
Dalam konferensi pers, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok menyampaikan bahwa jumlah pendaftar pada perguruan tinggi negeri akademik mencapai 774.263 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 155.543 peserta dinyatakan lolos seleksi. Angka ini menunjukkan tingkat persaingan yang tetap tinggi pada jalur seleksi berbasis prestasi.
Melansir data yang dirangkum oleh GoodStats, sepuluh program studi dengan jumlah pendaftar terbanyak pada SNPMB 2026 didominasi bidang kesehatan dan teknik. Program studi dengan pendaftar tertinggi adalah Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan di Institut Teknologi Bandung dengan 2.022 pendaftar, sementara kuota diterima hanya 95 mahasiswa. Rasio ini menunjukkan persaingan yang sangat ketat di program studi tersebut.
Posisi berikutnya ditempati Pendidikan Dokter di Universitas Indonesia dengan 1.943 pendaftar dan 60 peserta diterima. Program Kedokteran di Universitas Gadjah Mada juga masuk daftar teratas dengan 1.899 pendaftar dan 53 kursi tersedia. Tingginya minat pada bidang kesehatan menunjukkan profesi medis masih menjadi pilihan utama calon mahasiswa.

Selain itu, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika-Komputasi di ITB mencatat 1.847 pendaftar dengan 52 peserta diterima. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB juga masuk daftar dengan 1.621 pendaftar dan 76 kursi tersedia. Bidang teknik tetap menjadi magnet kuat bagi siswa berprestasi yang ingin masuk perguruan tinggi negeri unggulan.
Program Farmasi dan Ilmu Keperawatan di Universitas Padjadjaran turut masuk sepuluh besar dengan masing-masing 1.621 dan 1.603 pendaftar. Kedokteran di Universitas Airlangga juga mencatat 1.546 pendaftar dengan 63 peserta diterima. Sementara itu, program Hukum di Universitas Diponegoro menjadi salah satu program non-sains dengan peminat tertinggi.
Data ini memperlihatkan bahwa program studi favorit masih didominasi jurusan dengan prospek kerja yang dianggap menjanjikan. Persaingan ketat pada jurusan unggulan juga menjadi gambaran penting bagi siswa yang akan mengikuti seleksi tahun berikutnya. Informasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan strategi memilih program studi secara lebih realistis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....