Pabrik Sepatu Terbakar, Damkar Ngawi Sampai Panggil Bantuan
- 24 Jul 2025 18:25 WIB
- Madiun
KBRN, Ngawi: Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan milik pabrik sepatu PT Dwi Prima Sentosa yang berlokasi di Jalan Ngawi–Caruban, Desa Prandon, Kecamatan Ngawi, Minggu malam (6/7/2025). Akibat kejadian ini, ratusan ribu pasang sandal siap ekspor hangus terbakar.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan berasal dari gudang nomor dua, tempat penyimpanan sandal yang telah selesai diproduksi. Material sandal yang mayoritas berbahan karet membuat api cepat membesar dan sulit dipadamkan.
Asap tebal terlihat membumbung tinggi dari balik pagar pabrik. Bangunan gudang luluh lantak, atap dan sebagian dinding ambruk tersisa hanya sekat antar bangunan gudang.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Kabupaten Ngawi dikerahkan ke lokasi. Namun, karena besarnya kobaran api, bantuan tambahan didatangkan dari pemadam kebakaran Kabupaten Madiun dan Kota Madiun.
Herry, petugas damkar Kabupaten Ngawi, mengungkapkan proses pemadaman sempat terkendala lantaran sistem hydrant pabrik tidak berfungsi. Selain itu, selang pemadam air di lokasi juga dalam kondisi bocor, serta pasokan air terbatas.
“Hydrant-nya mati, selangnya bocor, dan airnya juga kurang. Jadi pemadaman agak sulit,” ujar Herry, Senin dini hari (7/7/2025).
Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Aris Gunadi, mengatakan dari penyelidikan awal, sumber api diduga berasal dari ruang listrik di dalam gudang penyimpanan. Gudang tersebut diketahui menyimpan produk sandal yang telah siap diekspor.
“Informasi awal, titik api dari ruang listrik gudang dua. Gudang itu tempat menyimpan produk jadi sandal yang siap ekspor,” ujarnya.
AKP Aris juga membenarkan bahwa sistem keselamatan kebakaran di dalam pabrik tidak optimal. Hydrant tidak berfungsi dan alat pemadam api ringan (APAR) tidak mampu mengendalikan kobaran api.
Proses pemadaman berlangsung hingga dini hari. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....