Sebetulnya Seperti Apa Urgensi "Chemistry" dalam Relasi, Ini Jawabnya
- 28 Agt 2024 17:23 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Istilah chemistry sering kita dengar dalam konteks relasi antar teman. Banyak orang mengatakan dalam sebuah relasi harus memiliki chemistry, entah datang sendiri atau dibangun berdua bersama pasangan.
“Chemistry adalah hal penting dalam suatu relasi karena inilah yang membuat hubungan langgeng. Hal ini sangatlah normal jika hubungan romantis dimulai dengan rasa yang berapi-api, penuh gairah, lalu beralih ke kehangatan dan stabilitas. Wajar juga chemistry tersebut perlahan mulai pudar karena tak ada yang abadi untuk selamanya”, hal itu dikatakan Dosen Prodi Bimbingan Konseling/BK Wima Madiun Bernardus Widodo, M.Pd, kepada RRI madiun.
Widodo mengatakan, Secara sederhana, chemistry dapat dikatakan adanya rasa saling terhubung satu sama lain yang membuat Anda menginginkan lebih. Tidak harus dalam hubungan romantis, chemistry juga bisa berbentuk hubungan pertemanan, pekerjaan, dan hubungan seksual.
“Dalam sebuah penelitian kesamaan antar individu sangatlah penting dalam membangun chemistry, seperti kesamaan dalam hal merasa nyaman ketika saling mengungkapkan informasi tentang diri sendiri, merasa saling memahami, saling tertarik, komunikasi lancar, seide dengan topik-topik yang dibahas”, Ujar Widodo.
Menurutnya, chemistry merupakan pembuka pintu dari sebuah hubungan. Tidak cukup sekedar sebagai pembuka pintu hubungan, melainkan bagaimana selanjutnya agar hubungan itu tetap terjaga dan langgeng. Hal penting yang harus dimiliki adalah kepercayaan dan komitmen.
“Chemistry adalah pembuka pintu dari sebuah relasi dengan orang lain. Sebuah relasi atau hubungan yang sudah terbangun agar tetap terjaga dan lestari sangatlah dibutuhkan apa yang disebut dengan kepercayaan dan komitmen. Jadikan dirimu berarti dalam setiap jengkal relasi yang Anda miliki”, pungkas Widodo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....