Lagi, Dosen UMMAD Peroleh Hibah Dana Penelitian
- 10 Jun 2025 07:08 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Dua tenaga pengajar Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) memperoleh hibah dana penelitian dari Kemendiktisainstek. Keduanya adalah dosen Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (Kessos) FISIP UMMAD, Muh.Niam, M.Kessos., dan Nuril Endi Rahman, M.A. Mereka memperoleh pendanaan penelitian untuk kategori Penelitian Dosen Pemula (PDP).
Muh. Niam yang juga Kaprodi Ilmu Kessos UMMAD meloloskan proposal penelitian terkait pengembangan kesejahteraan individual bagi lansia. Proposalnya berjudul Pengembangan Model Kesejahteraan Individual Bagi Orang Lanjut Usia melalui Pembagian Kewenangan Pelayanan Sosial Pemerintah Daerah di Kota Madiun.
Ini menjadi kali kedua baginya memperoleh hibah dana penelitian dari Kemendiktisainstek setelah tahun lalu. Jika sebelumnya terkait analisis penyelenggaraan kesejahteraan sosial masyarakat perkotaan dengan pendekatan Authentisation dan Indigenous, Muh Niam menerangkan, penelitian tahun ini lebih spesifik.
“Nah dari pendekatan Indigenous dan autentisation tersebut memunculkan karakteristik penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota Madiun. Tapi saya ambil fokus pada lansia. Karena hasil temuan penelitiannya itu menarik terkait dengan lansia,” ujar Muh.Niam dalam keterangannya, Selasa (10/6/2025).
Sementara, Nuril Endi Rahman, MA memperoleh hibah dana penelitian melalui judul proposal Inovasi Co-firing dan Pemberdayaan Masyarakat Analisis Co-creation dalam Rantai Pasok Biomassa PT PLN IP Banten 2 Labuhan. Sama dengan Muh.Niam, Nuril Endi Rahmah juga memperoleh dua kali hibah dana penelitian dari Dirjen Dikti Kemendiktisainstek.
Jika penelitian tahun lalu mengenai program inovasi hutan sosial perusahaan bekerjasama dengan warga sekitar perusahaan, tahun ini juga mengetengahkan co-creation perusahaan dengan konsumen dengan “wajah” berbeda. Nuril menjelaskan, penellitiannya fokus menganalisis hubungan pemasok bahan bakar dengan PLN, bagaimana co-creation diciptakan antara masyarakat bersama PT PLN IP Banten 2 Labuhan (PLTU).
“Bagaimana konsumen dan industri menemukan solusi bersama. Dalam penelitian saya ini, masyarakat yang menjadi pemasok biomassa mereka juga konsumen pln itu sendiri. Ini menariknya, sisi co-creation,” ujar Nuril.
Sementara itu, Dekan FISIP UMMAD, Dr Daliman menyampaikan, keberhasilan sejumlah dosen FISIP UMMAD memperoleh hibah dana dari Kemendiktisainstek ini diharapkan menjadi awal dari pencapaian hibah pendanaan lainnya bagi prodi di FISIP UMMAD. Hibah dana penelitian tersebut diselenggarakan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Ditjen Dktiristek, Kemendiktisainstek untuk tahun anggaran 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....