Cabai Rawit Setan Masih Juara dalam Kepedasan

  • 16 Jan 2025 20:32 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Tren makanan pedas terus menjadi selera masyarakat Indonesia hingga tahun 2025. Sebagian besar masyarakat menyukai masakan seperti ayam geprek, seblak, mie pedas, dan ceker mercon dengan tingkat kepedesan Level 1 hingga 15 atau bahkan lebih.

Di balik popularitas masakan pedas, cabai pastinya menjadi bahan utama yang tidak tergantikan. Salah satu cabai terpedas yang banyak digunakan adalah cabai rawit setan. Jenis cabai ini memiliki tingkat kepedasan mencapai 100.000 hingga 250.000 Scoville Heat Units (SHU), membuat cabe ini layak dinobatkan sebagai cabai terpedas di Indonesia.

Cabai rawit setan banyak dibudidayakan di daerah Jawa Timur. Selain memiliki rasa yang pedas menyengat, cabai ini juga kaya akan kandungan vitamin C dan antioksidan, sehingga memberikan manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Selain cabai rawit setan, Indonesia juga memiliki varietas cabai pedas lainnya, seperti cabai merah keriting, cabai rawit hijau, dan cabai Katokkon dari Sulawesi Selatan. Namun, cabai rawit setan tetap menjadi primadona dalam masakan karena tingkat kepedasannya yang ekstrem. "Kalau aku suka bikin sambal pake cabe rawit biar pedasnya kerasa. Pake tahu tempe, makan jadi lahap dan nambah terus" kata Rusmiati sambil tertawa.

Senada dengan Rusmiati, Joyce juga memilih Cabai Rawit untuk masakan yang dia olah. "Sebenere Campuran sama cabe merah besar, tapi dibanyakin lombok rawit. Karena sekeluarga suka pedas. Jadi semua masakan harus ada lombok. Lombok Rawit Juara"Kata Joyce

Banyaknya masyarakat yang menyukai makanan pedas, Para pelaku bisnis kuliner juga melihat tren ini sebagai peluang besar. Mereka berlomba menciptakan menu dengan tingkat pedas yang dapat disesuaikan dengan keinginan pembeli.

Salah satu Pengusaha Muda Mirawati juga menangkap peluang itu.

"Saya menjual berbagai macam makanan yang bisa di beli mie, capcay, bakso dan lain lain dan memang saya juga menyesuaikan permintaan pembeli mau seberapa tingkat kepedasannya. Tapi memang banyak yang request minta pedes nampol apalagi yang beli kebanyakan anak muda. Biasanya saya pake cabe rawit karena memang pedesnya nampol. Semoga harga cabe rawit stabil biar dagangan saya laris" ujar Mirawati

Masakan pedas sepertinya akan terus menjadi primadona dalam jangka panjang, mengingat kecintaan masyarakat Indonesia terhadap rasa yang menantang. Sehingga cabai rawit setanpun juga menjadi bahan untuk campuran memasak yang banyak dicari. Selamat Hari Masakan Pedas Internasioanal buat semua pecinta pedas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....