Donat Klasik Kembali Merajai Lidah Pecinta Kuliner

  • 16 Jan 2024 14:47 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Di tengah pesatnya tren makanan modern, donat klasik kembali memukau lidah para pecinta kuliner dengan sentuhan rasa yang khas dan kelezatan yang tak terlupakan.

Donat klasik, dengan ciri khas bentuk bundar dan lubang di tengahnya, kembali menemukan tempat istimewa di hati para penikmat makanan. Berbeda dengan inovasi kuliner masa kini, donat ini mengusung rasa klasik yang dikenal oleh generasi-generasi sebelumnya. Gigitan pertama seakan membawa kita kembali ke masa kecil, di mana aroma manis donat dipadu dengan kelembutan teksturnya.

Ratna Utami, salah satu pelaku UMKM yang menjalani bisnis donat klasik di Madiun mengatakan sudah hampir 14 tahun menggeluti kuliner donat.

"Dari tahun 2010 saya coba berbisnis donat, namun masih dirumah saja, belum membuka outlet diluar,"katanya saat di wawancara dalam segmen UMKM Pro2 RRI Madiun. Selasa (16/1/2024).

Meskipun mempertahankan keaslian rasa, beberapa penjual donat klasik berani berinovasi dalam penyajian. Beberapa menambahkan sentuhan modern pada toping, seperti cokelat premium, keju lembut, atau bahkan varian rasa unik seperti lavender atau matcha. Namun, esensi donat klasik tetap terjaga, menjadikannya pilihan yang memikat untuk semua kalangan.

Ratna mengungkapkan, bahwa donat yang dia jual memiliki best seller produk. "Sejauh ini best seller dari produk kami adalah original dan mesis. Masyarakat kayanya ngga terlalu suka juga eskperimen rasa yang ekstrim ya, jadi hanya 2 variant saja alhamdulillah sudah ramai peminat,"jelasnya. Donat buatan Ratna dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau. Jika tidak ingin menikmati donat dalam size besar, Ratna juga mnyediakan size donat yang berukuran mini.

"Kadang-kadang ada yang terlalu kenyang ya mbak kalo size standar, jadi ada pelanggan saya yang memilih size mini. Standar atau mini kualitas rasanya sama kok,"kata Ibu 1 anak ini.

Sebagai pelaku bisnis, harus selalu berinovasi dan mengembangkan kreatifitas sesuai dengan permintaan pasar di luar sana. Tidak sedikit rekues yang harus dituruti oleh Ratna, salah satunya donat dengan bebas gula atau gluten free.

"Biasanya kan ada yang bilang ke saya, kalo anaknya tidak diperbolehkan makan makanan manis berlebihan, akhirnya muncul inovasi donat gluten free. Alhamdulillah ngga hanya anak-anak, ternyata orang-orang yang diet juga bisa menikmati," kata Ratna, mengakhiri. (ARD).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....