Pentol Jeroan YOI Hadirkan Sensasi Bakso dan Jeroan

  • 07 Jul 2026 21:09 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Di tengah ketatnya persaingan usaha pentol di Kota Madiun, Pentol Jeroan YOI hadir dengan konsep yang berbeda. Tidak hanya menawarkan pentol biasa, usaha yang dirintis oleh Yonathan Triyoga Ayowa bersama rekannya, Indra, menghadirkan berbagai varian pentol lengkap dengan aneka jeroan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan.

Yonathan Triyoga Ayowa mengatakan nama YOI merupakan singkatan dari nama kedua pemilik usaha tersebut, yakni Yoga dan Indra. Selain mudah diingat, nama tersebut juga mencerminkan kolaborasi dua sahabat yang memutuskan membangun usaha kuliner bersama.

Mengusung nama Pentol Jeroan YOI, produk yang ditawarkan tidak hanya jeroan. Konsumen dapat memilih berbagai varian seperti pentol urat, pentol telur puyuh, pentol keju lumer, pentol biasa, bakso tahu, hingga aneka jeroan seperti paru, babat, tetelan, dan sandung lamur yang tersedia sesuai stok harian.

"Selain pentol yang enak, kita juga menyediakan jeroannya. Jadi pecinta jeroan tetap bisa menikmati pilihan yang berbeda,” ujar Yoga saat siaran obrolan Muda Kreatif PRO 2 RRI Madiun, kemarin.

Keunikan lain dari produk ini terletak pada komposisi pentol yang lebih mendekati bakso dibandingkan pentol pada umumnya. Menurut Yoga, banyak pelanggan menilai tekstur dan rasa pentol buatannya lebih terasa dagingnya sehingga berbeda dengan kebanyakan pentol yang cenderung dominan tepung.

“Kalau kata pelanggan, ini bukan pentol biasa. Rasanya lebih mendekati bakso karena dagingnya lebih terasa,” katanya.

Untuk menjaga kualitas, seluruh pentol diproduksi sendiri setiap hari. Rekannya, Indra, bahkan memulai proses produksi sejak pukul 03.00 pagi agar seluruh produk yang dijual tetap segar.

Sementara Yoga bertugas menyiapkan kuah kaldu dan mengelola penjualan di lapak.

Selain mengandalkan kualitas bahan, Pentol Jeroan YOI juga menawarkan harga yang ramah di kantong.

Pembeli dapat membeli secara satuan maupun paket mulai Rp10 ribu, Rp15 ribu hingga paket Rp20 ribu. Bahkan pelanggan masih bisa membeli pentol sesuai anggaran yang dimiliki karena sistem penjualannya tetap fleksibel seperti jajanan rakyat pada umumnya.

Sebagai nilai tambah, usaha ini juga menyediakan gajih gratis selama persediaan masih tersedia. Fasilitas tersebut menjadi salah satu daya tarik yang cukup diminati pelanggan, terutama pemburu jeroan.

Saat ini Pentol Jeroan YOI beroperasi di Jalan Tanjung Raya, kawasan Manisrejo, Kota Madiun. Lapak buka setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

"Namun pada hari-hari tertentu, penjualan bisa berakhir lebih cepat apabila stok sudah habis sebelum jam tutup," tambahnya.

Dalam menghadapi persaingan bisnis pentol yang semakin ketat, Yoga mengaku tidak terlalu fokus memikirkan kompetitor. Menurutnya, strategi utama yang diterapkan adalah menjaga konsistensi rasa agar pelanggan memperoleh pengalaman yang sama setiap kali datang membeli.

“Tantangan terbesar bukan pesaing, tetapi bagaimana menjaga rasa tetap konsisten. Kami ingin pelanggan datang hari ini, minggu depan, atau bulan depan, rasanya tetap sama,” ungkapnya.

Selain itu, pemasaran juga dilakukan melalui media sosial seperti TikTok, Google Review, serta promosi dari mulut ke mulut. Yoga aktif mengajak kreator lokal untuk mencicipi produknya dan membuka diri terhadap berbagai masukan pelanggan.

Baginya, ulasan jujur menjadi modal penting untuk terus menyempurnakan kualitas produk dan mempertahankan loyalitas konsumen di tengah menjamurnya bisnis pentol di Kota Madiun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....