Ketan Puli Bu Misinem Tetap Jadi Primadona Kuliner Jadul di Kota Madiun
- 03 Jan 2026 06:17 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Makanan tradisional kini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat dalam berwisata kuliner. Kehadiran kudapan klasik seperti getuk, ketan, puli, hingga petholo yang dibungkus daun pisang dengan siraman gula merah cair dan taburan bubuk kacang, masih menjadi primadona di tengah gempuran kuliner modern.
Panganan tradisional ini dapat ditemukan di pasar-pasar rakyat maupun pusat keramaian, salah satunya di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Taman Kota Madiun.
Misinem (66), seorang penjual ketan puli, setia menjajakan dagangannya di Jalan Dawuhan setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga habis. Menariknya, Misinem telah menekuni usaha ini selama 21 tahun. Meski zaman telah berubah, pelanggan setianya tetap datang silih berganti.
| Baca juga: Tempat Smoothies Enak dan Sehat Ponorogo |
“Sudah dua puluh satu tahun berjualan, sehari bisa terjual dua puluh bungkus lebih,” ujar Misinem.
Harga yang ditawarkan sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp3.000 hingga Rp5.000 per porsi. Misinem mengungkapkan bahwa pembelinya tidak hanya dari kalangan lansia, tetapi juga banyak diminati oleh anak muda. Baginya, tantangan utama dalam berjualan hanyalah fluktuasi jumlah pembeli setiap harinya.
Salah satu pelanggan setia, Budi (48), mengungkapkan alasannya tetap memilih jajanan ini. Menurutnya, ketan puli adalah makanan jadul yang memiliki cita rasa istimewa dengan harga yang sangat bersahabat.
| Baca juga: Tahu Kriuk Lezat Mantap |
“Rasanya enak dan harganya terjangkau,” ungkap Budi singkat. Selasa (2/1).
Melalui konsistensi rasa yang terjaga selama puluhan tahun, Misinem secara tidak langsung turut melestarikan warisan kuliner daerah agar tidak terlupakan oleh generasi mendatang. (NF).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....