Kenali Jenis Si Gurih “Rempeyek”, Mana Favoritmu ?

  • 27 Des 2025 08:15 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Pecinta rempeyek, apa topping yang paling anda sukai? apakah kacang, teri, udang rebon atau yang lainnya?. Nah setiap topping tentu akan memberikan pengalaman cita rasa rempeyek atau peyek yang beragam termasuk penampilan dan teksturnya.

Rempeyek sendiri terbuat dari tepung terigu yang dicampur dengan air hingga menjadi adonan kental. Adonan tersebut sudah diberikan campuran bumbu yang terutama ada garam serta bawang putih, barulah dicampur dengan isian yang menjadi topping serta ada juga yang menambahkan irisan daun jeruk untuk rasa yang unik dan aroma yang semakin sedap.

Berikut ini sejumlah jenis rempeyek dengan berbagai topping khas Nusantara:

Rempeyek kacang tanah

Rempeyek dengan topping kacang tanah bisa dibilang menjadi favorit banyak orang. Selain sering ditemukan dan banyak dijual, peyek kacang tanah juga menjadi jenis yang rempeyek klasik atau bisa dibilang seniornya dari beragam jenis rempeyek. Sensasi renyah sekaligus gurih semakin lengkap dengan adanya kacang tanah. Semakin nikmat ditambah dengan irisan daun jeruk yang semakin wangi hingga menggugah selera.

Rempeyek Teri

Ikan teri memiliki rasa gurih serta asin yang unik. Pilihan teri yang digunakan bisa teri medan, teri nasi, teri jengki atau bisa dipilih sesuai dengan selera. Tekstur yang renyah, rasa yang gurih dan asin semakin nikmat sebagai cemilan atau pelengkap untuk lauk.

Peyek Kacang Hijau

Mendengar kacang hijau tentu sudah terbayang dalam pikiran kita adalah bubur kacang hijau. Nah, padahal kacang hijau juga bisa digunakan sebagai topping rempeyek.Warna hijau dari si kacang semakin melengkapi rempeyek yang gurih dan renyah.

Rempeyek udang rebon

Ukuran rempeyek ini lebih kecil namun secara rasa lebih gurih, asin dan memiliki aroma yang khas serta tekstur yang renyah. Rempeyek udang rebon sangat cocok menjadi lauk pelengkap seperti nasi urap, nasi pecel, atau nasi sayur berkuah seperti lodeh sayur, dan lain sebagainya.

Rempeyek Laron

Biasanya di wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta, Wonogiri, Klaten, Boyolali banyak masyarakat yang mengolah laron menjadi rempeyek. Ya, laron sering kita jumpai saat musim hujan, dan hal ini dimanfaatkan untuk menjadi topping olahan rempeyek. Laron menjadi asupan protein tentunya, dan biasanya untuk menangkap laron, dengan menyediakan wadah seperti baskom ditambah air kemudian lampu dimatikan.

Rempyek Bayam

Sering kita temui juga bayam yang diolah menjadi keripik, penampilannya yang berwarna hijau, dan teksturnya yang renyah semakin menggugah selera dan membuat kita susah berhenti untuk menikmatinya. Biasanya jenis bayam yang dipilih adalah yang berdaun lebar untuk diolah menjadi rempeyek. Sangat cocok sebagai cemilan maupun pelengkap untuk menu makanan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....