Sego Gegok Hadir Melengkapi Ragam Kuliner Madiun

  • 11 Des 2025 14:41 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Nama nasi gegok atau sego gegog berasal dari akronim bahasa Jawa, yaitu “Sego Genem Godhong Gedhang”, yang berarti nasi hangat yang dibungkus daun pisang. Dari sebutan inilah muncul istilah “gegok” atau “gegog” yang kini menjadi identitas kuliner masyarakat Trenggalek. Bungkus daun pisang tak hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga memberi aroma khas yang menggugah selera saat nasi masih hangat.

Hidangan ini pertama kali populer di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, sebelum akhirnya meluas ke berbagai daerah di sekitarnya. Masyarakat setempat meyakini bahwa sego gegok yang bercita rasa pedas mampu membantu meredakan hidung tersumbat akibat flu dan bahkan mengurangi rasa pusing berkat sensasi pedasnya.

Keistimewaan sego gegok terletak pada sambal teri pedas yang dimasak hingga meresap. Perpaduan nasi hangat, ikan teri pedas yang menyengat menciptakan rasa yang sederhana namun sangat memikat. Bungkus daun pisang membuat aroma semakin khas, terutama ketika dibuka dari kukusan atau panci hangat.

Bagi pencinta kuliner pedas, sego gegok menawarkan sensasi pedas yang pas—tidak terlalu ekstrem namun tetap membuat keringat mengalir dan selera makan meningkat.

Popularitas sego gegok kini tidak hanya terbatas di Trenggalek. Di kota Madiun, kuliner ini juga dapat dengan mudah ditemukan, terutama di area Taman Praja. Kehadiran sego gegok di Madiun menjadi alternatif menarik bagi warga maupun wisatawan yang ingin menikmati sajian tradisional khas Jawa Timur.

Meski awalnya selalu identik dengan sambal teri, kini banyak penjual yang menghadirkan varian rasa dan isian baru agar sego gegok semakin diminati berbagai kalangan. Beberapa inovasi tersebut antara lain:

• Isi ikan cakalang pedas

• Isi cumi pedas

• Isi ayam suwir pedas

• Varian tidak pedas, cocok untuk anak-anak atau penikmat rasa ringan

Dengan berbagai inovasi rasa dan penyajian yang kian beragam, sego gegok semakin fleksibel dinikmati kapan saja, oleh siapa saja, dan sego gegok tetap mempertahankan pesonanya sebagai kuliner sederhana namun penuh kehangatan. Sajian ini bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati tradisi yang terus hidup di tengah perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....