Siomay Keliling Legendaris 'Pak Sur' Punya Live Tiktok

  • 05 Agt 2025 15:00 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Siomay menjadi salah satu kuliner yang cukup terkenal di indonesia mulai dari kalangan anak,remaja hingga dewasa. makan ini awalnya di bawa oleh perantau tionghoa kemudian berkembang di indonesia. Makanan yang bercita rasa ikan tenggiri ini mudah ditemui di pingir jalan maupun sudut kota.

Siomay yang gurih dengan paduan kol, kentang, telur, pare disiram dengan saus kacang yang manis, gurih, dan pedas menciptakan cita rasa yang khas.

Di Madiun, ada pedagang kaki lima yang sudah menjalankan usaha kuliner siomay selama 30 tahun. Idris,menjadi generasi ke-2 yang meneruskan usaha mertuanya. Ia berjualan dari sore hari hingga malam hari.

“Ini tu punya bapak mertua, namanya Pak Sur, yang merintis dari tahun 87 merantau di Madiun. Usaha siomaynya mulai terkenal tahun 90-an dan terus dikembangkan dari tahun ke tahun. Dulu keliling sekota madiun kalo saya dulu Gria Salak, Taman Salak, perumahan Gading, Salak Barat, Taman Asri, Palem Indah, sampai ke lapangan Gulun. Kalau mertua atau ouwnernya siomai ini keliling di Manisrejo, Bumi Mas, Bumi Antariksa, Margo Bawero, sama lapangan Gulun dan disitu titik kumpulnya," kata Idris, Selasa (22/7/2025)

Beberapa waktu belakangan ini ia terpaksa hanya bisa berjualan di seputar jalan Kutai dan Ciliwung dengan alasan yang tidak bisa ia jelaskan. Keluh kesah ini sesekali ia sampaikan di live Tiktok pribadinya. Selain sebagai sarana bercerita, live tiktok tersebut juga sebagai sarana motivasi agar tetap semangat jualan.

“Nah, saya tambahkan lagi motivasi dengan live TikTok sejak Lebaran tahun ini," ujar Idris.

Usaha UMKM siomay ini tak lepas dari perjuangan selangkah demi selangkah sang mertua hingga saat ini dan terus berkembang dan berinovasi tanpa mengurangi ciri khas rasanya.

“Kalau perkembangan dari awal hingga sekarang, alhamdulillah. Namanya proses kan butuh step by step, nggak bisa instan. Dan sekarang semakin banyak orang yang tahu cita rasa siomay itu seperti apa. Dengan harga segitu, teman-teman di Kota Madiun sudah banyak yang merasakan juga," pungkasnya.

Hanya dengan 10 ribu rupiah per porsi, sepiring hidangan otentik sudah bisa didapatkan. Siomay dengan ragam isian yang cukup sebagai pengganjal perut maupun sebagai camilan pembuka. (IR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....