Kue Rangin Mbah Landep Jajanan Lezat di Madiun

  • 24 Mei 2025 19:34 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Ditengah gempuran makanan kekinian yang banyak digandrungi masyarakat saat ini, ada salah satu kudapan tradisional yang masih eksis yaitu kue rangin. Tepatnya, berada di Jalan Kutai Madiun, kue rangin milik Mbah Landep masih laris diserbu pembeli dari berbagai kalangan usia. Meskipun diusianya yang sudah tidak muda lagi, tapi semangatnya untuk berjualan kue rangin sangat luar biasa.

Saat ditemui RRI Madiun, Mbah Landep menceritakan awal mula usahanya tersebut dengan penuh semangat. “ Usaha ini tuh sebenarnya ya meneruskan usaha yang dirintis bapak saya sejak tahun 1962 silam,” tutur wanita yang sudah berusia 66 tahun itu.

Dalam sehari Mbah Landep membuat hingga 1,5 kg tepung beras sebagai bahan utama untuk membuat kue rangin. “Bahannya rangin itu ya tepung beras, kelapa enom (kelapa muda) dan garam,” jelas Mbah Landep.

Adonan tepung beras, kelapa muda dan garam tadi dicampur dan untuk proses pembuatannya menggunakan wajan cetakan yang terdiri dari dua sisi, dimana setiap sisi terdiri dari 12 lubang untuk mencetak kue rangin dan diletakan diatas arang panas. Mbah Landep juga mengungkapkan jika wajan cetakan yang ia gunakan tidak boleh terkena air.

“Wajan iki ora pernah dikumbah, lan emang ojo dikumbah (wajan ini tidak pernah dicuci dan memang jangan sampai dicuci), yo ben ora kelet (supaya tidak lengket nantinya kue rangin yang hendak dicetak),” jelas wanita yang memiliki 11 cucu tersebut. Cita rasa gurih terlebih ketika masih hangat saat disantap akan memberikan tekstur lembut di bagian dalam dan kulit yang tidak terlalu kering diluar.

Mbah Landep juga menambah gula pasir yang sudah ia giling sendiri dalam kemasan plastik itu ke dalam seporsi kue ranginnya yang dibungkus dengan daun pisang dan kertas minyak itu. Cukup dengan merogoh kocek sebesar Rp. 10.000 saja, sebanyak 12 cetakan kue rangin bisa anda nikmati.

Kue Rangin Mbah Landep berlokasi di depan sebuah toko emas yang berada di belokan menuju Jalan Kutai Madiun, sejak pukul 07.30 WIB. Sebelumnya, Mbah Landep sudah mulai berjalan dari pukul 07.00 dengan mendorong gerobaknya melewati rute dari daerah Mangunharjo, yang melewati SDN 1 Manguharjo, kemudian berlanjut ke Jalan Gajah Mada, sebelum akhirnya di Jalan Kutai Madiun atau daerah Pasar Kawak hingga dagangannya habis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....